KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta para bupati dan wali kota untuk menghitung kembali perkembangan kasus Covid-19 aktif di daerahnya masing-masing. Untuk itu, gubernur mempertimbangkan dibukanya kembali Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas rencananya pada Juli mendatang.
“Jadi, SKB empat menteri itu ada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Dan kita masih pakai itu. Sedangkan surat edaran gubernur, basisnya adalah per kecamatan. Jadi, dikomunikasikan dengan satgas per kecamatan,” ujar Khofifah.
Mantan Menteri Sosial ini menambahkan, terkait dengan Bangkalan, ada empat kecamatan yang zonanya kategori merah. Yakni Arosbaya, Klampis, Geger, dan Kota. Dan yang sedang dihitung adalah Kecamatan Burneh. “Hitung-hitungan untuk menentukan zonasi ada 14 indikator. Jadi, zonasi itu bukan untuk menentukan warna, tapi dengan 14 indikator by system itu akan berubah dengan sendirinya,” jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim Wahid Wahyudi mengatakan, pihaknya telah siap melaksanakan PTM terbatas untuk jenjang SMA/SMK di Jatim, pada Juli mendatang. Namun, untuk Bangkalan persetujuan PTM akan diserahkan pada Satgas Covid-19 setempat. Keputusan tersebut terkait naiknya kasus Covid-19 di empat kecamatan di Kabupaten Bangkalan.
“Jadi, untuk Bangkalan boleh menggelar PTM terbatas. Tapi kita tetap meminta persetujuan dari Satgas Covid -19. Jika tidak memberikan rekomendasi, ya tidak bisa menggelar PTM dan melanjutkan pembelajaran daring,” katanya.
Meski demikian, mantan kepala Dishub Jatim ini mengatakan, seluruh SMA/SMK di Jawa Timur telah menyatakan kesiapannya dalam melaksanakan PTM terbatas. Mulai dari sarana prasarana hingga vaksinasi guru. “Untuk melaksanakan PTM ini guru dan tenaga pendidik harus vaksin dua kali. Ini sedang diselesaikan Dinas Kesehatan,” tuturnya.
Targetnya, bulan Juni ini semua guru dan tenaga pendidikan SMA/SMK telah divaksin kedua. Sehingga, harapannya, proses belajar mengajar tahun ajaran 2021/2022 bisa dilaksanakan dengan sekolah tatap muka terbatas. “Terkait pelaksanaannya, hal utama yang harus diperhatikan adalah rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 setempat. Selanjutnya, siswa yang ikut PTM terbatas harus mendapat izin orang tua,” jelasnya.
Tak hanya itu. Dispendik Jatim juga telah menyiapkan dua model pembelajaran. Pertama, guru fokus pada pembelajaran tatap muka dan bahan ajar akan dikirim ke siswa yang memilih belajar dari rumah. “Atau, kedua, guru mengajar di kelas. Bisa diikuti siswa yang di rumah dengan sistem interaktif. Namun, untuk sementara ini bahan ajar dikirim kepada siswa,” paparnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud-Ristek) Nadiem Makarim mengatakan, ada kemungkinan PTM terbatas ditunda di sejumlah daerah. Nadiem beralasan, beberapa daerah tengah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro. “Ada kemungkinan di dalam PPKM tersebut, berarti tidak bisa tatap muka terbatas. Tapi itu adalah suatu keharusan yang dialami semua sektor dalam dua minggu itu ada pembatasan,” katanya.
Terkait PPKM mikro, menurut Nadiem, PTM terbatas tidak dapat digelar di kelurahan atau desa yang menerapkan aturan pembatasan tersebut. Aturan pembatasan juga sudah tertuang dalam SKB empat menteri yang ditandatangani pada akhir Maret. “Itu sudah menjadi bagian dari SKB kita bahwa PPKM itu bisa menjadi jalan pintas. Bisa saja menganulir selama dua minggu untuk proses PTM,” jelasnya. (ris)
Editor : Redaksi
Dari Pengakuan Korban, Polisi Bongkar Dugaan Kekerasan Seksual di Rubaru Sumenep
KLIKJATIM.Com | Sumenep - Upaya mencari perlindungan menjadi pintu awal terungkapnya dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak berusia 17 tahun di Kecam…
Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, kini mengantongi ruang fiskal baru untuk mengakselerasi pelaksanaan berbagai program…
Huawei Buka Gerai Resmi Pertama di Gresik, Sasar Konsumen hingga Bojonegoro
Huawei resmi membuka gerai pertamanya di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Berlokasi di lantai LG Icon Mall Gresik, tepat di samping Transmart, Huawei Store tersebu…
Dukung Program PLTS 100 GWp, PLN dan Pemprov Bali Akselerasi Infrastruktur Energi Bersih
KLIKJATIM.Com | Jembrana – PT PLN (Persero) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali resmi memperkuat sinergi strategis dalam mengakselerasi pembangunan…
Kemenhub Tinjau Penerapan Green Port di Terminal Teluk Lamong Dukung NZE 2060
Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi Dr. Capt. Antoni Arif Priadi, M.Sc. meninjau penerapan konsep Green Port di PT Terminal Teluk Lamong (…
Kekeringan di Sumenep Kian Meluas, 62 Desa Ditetapkan Berstatus Tanggap Darurat
KLIKJATIM.Com | Sumenep – Krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Sumenep, Madura, menunjukkan eskalasi yang signifikan.…