KLIKJATIM.Com | Tulungagung--Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung menemukan varian baru covid-19. Ada 20 orang dinyatakan positif, berdasarkan hasil tracing memiliki riwayat perjalanan dari Madura.
[irp]
"Terbaru data yang kita miliki saat ini ada 20 orang terkonfirmasi ini merupakan pelaku perjalnana dari Madura," ujarnya.
Pihaknya menyebut, dari 20 orang terkonfirmasi ini, 5 orang diantaranya menjalani perawatan di RSUD Dr Iskak Tulungagung karna kondisinya yang bergejala, sedangkan 15 lainnya menjalani karantina di Rusunawa UIN Tulungagung.
"5 yang dirawat karena bergejala, sedangkan 15 lainnya dikarantina di Rusunawa karena tidak bergejala," jelasnya.
Pihaknya juga tengah menunggu hasil ujilab atas pemeriksaan sampel swab terkonfirmasi pelaku perjalanan ini, guna memastikan varian Covid-19 yang menyerangnya.
Sementara itu, Kabid P2P Dinas Kesehatan Tulungagung, Didik Eka mengatakan, pemantauan kepada pelaku perjalanan dari Madura dilakukan sejak pertama kali ledakan kasus terjadi disana.
Jumlah orang yang ditracing mencapai ratusan bahkan lebih.
"Jumlah yang ditracing ratusan lebih, kita lakukan itu karena ledakan kasus disana(Madura), kita tidak mau kecolongan sehingga antisipasinya seperti itu," terang Didik.
Didik mengakui, dari klaster Madura tersebut, dua diantaranya meninggal dunia dan telah dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan.
"Kemarin ada dua yang meninggal, sehingga total terkonfirmasi yang meninggal dunia di Tulungagung saat ini ada 67 jiwa," pungkasnya. (mkr)
Editor : Iman