KLIKJATIM.com | Tulungagung - Satgas Covid-19 Kabupaten Tulungagung terus berupaya mempersempit potensi penularan Covid-19 di wilayah Tulungagung.
[irp]Selain melanjutkan pemberlakuan PPKM skala mikro hingga 28 Juni mendatang, Satgas Covid-19 Tulungagung juga mewaspadai potensi ledakan kasus Covid-19 di wilayah Pulau Madura.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Tulungagung, Kasil Rohmat mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan pemerintah desa untuk memantau dan tracing kepada pelaku perjalanan yang baru saja berkunjung dari Pulau Madura.
"Kita kerjasama dengan desa untuk melaporkan warganya yang baru datang dari Madura kemudian kita lakukan tracing," ujarnya.
Hasilnya ditemukan 13 pelaku perjalanan dari Madura yang terkonfirmasi Covid-19, kini mereka menjalani perawatan dan karantina di Tulungagung.
Kasil menyebut, 6 orang menjalani perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung karena memiliki gejala, sedangkan 7 lainnya dikarantina di Rusunawa UIN Tulungagung karena tidak memiliki gejala.
"6 orang ini bergejala sehingga perlu perawatan, yang 7 ini tidak bergejala sehingga langsung di karantina,"ucapnya.
Pihaknya mengakui, ada perlakuan khusus bagi pelaku perjalanan yang terkonfirmasi ini, hal ini dilakukan untuk meminimalkan potensi penularan dari pelaku perjalanan kepada terkonfirmasi yang bukan pelaku perjalanan.
Mengingat saat ini pihaknya belum bisa memastika varian Covid-19 yang diidap oleh mereka pelaku perjalanan ini.
"Kita antisipasi makanya perlakuannya sedikit berbeda,karena kita belum tau jenis varian yang menyerang pelaku perjalanan ini,"ungkapnya.
Masih menurut Kasil, pihaknya juga mengirimkan sampel dari pelaku perjalanan ini ke laboratorium di Surabaya, guna memastikan varian Covid-19 yang saat ini tengah diderita oleh terkonfirmasi ini.
"Kita juga tetap bekerja sama dengan pemerintah desa, untuk melaporkan apabila ada warganya yang baru melakukan perjalanan dari Madura," pungkasnya. (rtn)
Editor : Iman
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
KH Yahya Dorong NU Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.…
Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi
KLIKJATIM.Com | Gresik — Gelombang tinggi dan angin kencang di Laut Jawa membuat delapan pelajar asal Pulau Bawean yang telah selesai menjalankan tugas sebagai …
Buka Kantor Baru dan Siapkan Kejutan Kader Anyar, DPD PSI Jember Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gus Fawait
KLIKJATIM.Com | Jember – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Jember secara resmi memperkenakan kantor sekretariat barunya yang berlokasi di Jalan…