KLIKJATIM.Com | Tuban—Rumah kayu miliki Sarmaji (60) seorang petani di Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Tuban terbakar, Rabu (9/6/2021). Selain membakar rumah api juga membakar perabotan rumah tangga dan uang tunai Rp 20 juta yang disimpan di rumah.
[irp]
Informasi yang dihimpun, sebelum terbakar warga sekitar mendengar suara ledakan dari dalam milik korban. Di dalam rumah ada anak korban yang sedang mandi, sementara Darmining yang merupakan istri Sarmaji sedang berada di kandang sapi.
“Awalnya saya mendengar suara ledakan keras, terus saya lihat itu apinya sudah membesar. Pertama saya lihat dari bagian tengah,” ujar Kafiatin (40), salah satu saksi warga Dusun Krajan, Desa Pucangan, Kecamatan Montong, Tuban.
Pada saat kejadian kebakaran itu di dalam rumah terdapat Abidin anak dari pemilik rumah yang sedang mandi dan istri korban yakni Damining sedang berada di kandang sapi. Karena kaget rumahnya kebakaran istri korban langsung berteriak memanggil anaknya yang ada di dalam rumah tersebut sambil histeris meminta tolong.
“Tadi istrinya manggil-manggil anaknya yang ada di dalam rumah. Terus saya minta tolong pada warga, kemudian ada warga juga yang ke mushola mengumumkan minta tolong lewat speaker,” tambahnya saat berada di lokasi.
Sejumlah warga yang mendegar kejadian itu langsung berdatangan di lokasi kejadian untuk memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya lantaran takut merembet pada bangunan rumah warga lainnya yang berdempetan. Selanjutnya satu unit mobil PMK dari BPBD Tuban berserta satu unit truk tangki penyuplay air dikirim ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Sementara itu, berdasarkan keterangan Kepala Desa (Kades) Pucangan, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban yang berada di lokasi menyatakan bahwa kerugian dalam kejadian kebakaran itu ditaksir mencapai Rp 90 juta. Pasalnya, selain bangunan rumah juga terdapat perabotan rumah yang ludes terbakar serta uang tunai yang disimpan di dalam alami.
“Berdasarka keterangan dari anak korban, untuk uang yang ikut terbakar itu sebesar Rp 20 juta. Untuk penyebabnya masih belum diketahui secara pasti, masih dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisiain,” terang Santiko, Kades Pucangan, Kecamatan Montong, Tuban. (*)
Editor : M Nur Afifullah