KLIKJATIM.Com | Surabaya - Komunitas Geng Gemes (Gerakan Mengajak Sedekah) menggelar syukuran atas kelulusan adik asuh di Hotel Sahid Surabaya. Diketahui, bahwa komunitas yang bergerak di bidang sosial ini telah berhasil membantu kelulusan sekolah terhadap 24 anak pada tahun 2020 dan 2021 yang hari ini diwisuda.
[irp]
Ketua Komunitas Geng Gemes, Hadi Prayitno mengatakan, tujuan acara kali ini bukan hanya syukuran kelulusan. Namun, juga untuk mempertemukan antara adik-didik dan yang membiayai karena selama ini mereka belum pernah ketemu.
"Hari ini syukurannya digabung, karena yang tahun 2020 kemarin tidak boleh ada kumpul-kumpul, maka syukurannya digabung hari ini," kata Hadi, Sabtu (29/5/2021).
Hadi juga mengatakan, saat ini Komunitas Geng Gemes sendiri mempunyai adik asuh sekitar 200 anak. Mereka semua dibantu pembiaayaan sekolahnya. Adapun yang dibantu Geng Gemes adalah para anak-anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena faktor ekonomi ataupun lainnya.
"Adik didik kami rata-rata preman, anak-anak dolly, yatim piatu dan yang mempunyai problem lainnya. Kami hanya mecoba menyelamatkan yang terbuang," ujarnya.
Terkait sumber dana, lanjut Hadi, awalnya pembiayaan dari swadaya. Kemudian semakin bertambahnya adik asuh, maka pihaknya pun meminta bantuan teman-teman relawan dan donatur.
"Sementara persyaratan untuk bisa dibiayai Geng Gemes tidak berat, hanya absensi selama satu semester tidak boleh absen selama empat hari," terangnya.
Sementara itu Kadek Stefani, adik asuh Geng Gemes yang bersekolah di SMK Kesahatan Kusantara dan lulus tahun 2021 menyampaikan, terima kasih kepada Geng Gemes yang telah membantu dalam menyelesaikan sekolahnya. "Dulu saya putus sekolah saat SMP karena bertengkar dengan guru-guru akibat tidak bisa membayar. Jadi saya lulus tanpa ijazah.Lalu, saya sekolah di SMK Kesehatan, saya punya tunggakan sampai 9 juta, lalu saya ingin putus sekolah. Tapi untungnya saya bertemu dengan Geng Gemes dan bertanya tunggakan apa saja yang belum saya bayar," ucap Fani sembari menangis terharu.
Setelah bertemu Geng Gemes, lanjut Fani, dirinya bisa melanjutkan sekolahnya kembali hingga lulus. Dan sekarang, dirinya sedang training di salah satu perusahaan.
"Alhamdulillah, gak nyangka bisa lulus dan sekarang saya sedang training di salah satu perusahaan," pungkasnya. (nul)
Editor : Redaksi