KLIKJATIM.Com | Surabaya--Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta jajarannya memperbaiki pengelolaan sektor pariwisata di Jatim. Gubernur perempuan pertama di Jatim ini berkeinginan membuat wisatawan asing betah tinggal di Jatim.
Khofifah meminta, khususnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) meningkatkan pelayanan untuk menggaet wisatawan, khususnya wisatawan asing. Dia menarget wisatawan asing betah tinggal lebih lama di Jatim.
[irp]
Menurut Khofifah, durasi wisatawan asing tinggal di Indonesia itu 14 hari. Dengan rincian, 10 hari mereka berada di Bali, dua hari di Borobudur, kemudian di Bromo satu hari dan Kawah Ijen satu hari.
"Nah, bagaimana melayani wisatawan asing itu lebih lama tinggal di Jatim," katanya saat memberikan sambutan di acara Malam Anugerah East Java Culture and Tourism Award 2019 di Hotel Harris Surabaya, Jumat (06/12/2019) malam.
Agar memudahkan menarik minat wisatawan, kata Khofifah, infrastruktur menuju lokasi wisata perlu diperbaiki. Sehingga memudahkan wisatawan menjangkaunya.
"Misalnya Gili Iyang kita membutuhkan infrastruktur penunjang, ada kebutuhan dermaga di sana tapi ada juga kebutuhan speedboat di sana dan beberapa infrastruktur dasar lainnya," jelasnya.
[irp]
Ditambahkan Khofifah, Gunung Bromo yang hingga saat ini menjadi salahsatu jujukan favorit wisatawan juga perlu ditambah fasilitas. Dengan penambahan fasilitas, Bromo semakin menarik minat wisatawan.
"Misalnya untuk menyiapkan shelter di atas sehingga shelter itu kalau subuh bisa dipakai yang mau salat subuh," jelas mantan Menteri Sosial itu. (nk/mkr)
Editor : Redaksi