KLIKJATIM.Com | Pasuruan - Anak-anak didik MA Unggulan Singa Putih, Dusun Sentong, Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan telah mengharumkan dunia pendidikan daerah setempat. Pasalnya berkat kerja kerasnya, mereka berhasil mencatat untuk kedua kalinya membawa pulang medali emas dalam Kompetisi Riset Internasional se Asia dan Eropa.
[irp]
Pelajar prestasi yang sukses meraih predikat juara ini bernama Muhammad Alief Dhafa Wahyudi (18), dan Akmalul Umam (16). Keduanya ini tidak hanya membanggakan daerah, namun juga mengharumkan nama bangsa Indonesia setelah melakukan penelitian selama hampir 6 bulan dengan tema Hijab Anti Kanker dalam ajang European Exhibition Of Creativity and Innovation (Euroinvent) yang diselenggarakan di Negara Rumania, Eropa.
Diketahui bahwa euroinvent merupakan pameran kreativitas dan inovasi yang berfungsi sebagai platform untuk pertukaran informasi serta transfer teknologi. Juga memfasilitasi penemu individu, peneliti, serta perusahaan sebagai upaya untuk mematenkan dan mengkomersilkan penemuan mereka.
Inovasi hijab anti kanker ini awalnya terinspirasi dari tren hijab di kalangan remaja muslim Asia, termasuk Indonesia. Selain itu sebagai pembuktian sains terhadap kewajiban menutup aurat bagi muslimah.
Dijelaskan bahwa inovasi hijab tersebut berbahan katun, dengan menggunakan pewarnaan alami ekstrak buah naga dan telah melalui berbagai uji laboratorium. Nah, hasil inovasi tersebut dipresentasikan secara online dalam kompetisi yang diikuti peserta dari 31 negara, dengan jumlah lebih dari 600 inovasi.
“Prestasi ini adalah milik keluarga besar singa putih. Kerja keras, jerih payah tim dan do’a selama ini telah Allah ridhoi untuk membawa kita pada kemenangan. Semoga prestasi ini menjadikan kita semakin amanah dan lebih giat lagi, tidak menjadikan kita tinggi hati tapi menjadikan kita tim yang semakin solid," kata Kepala MA Unggulan Singa Putih, Retno Wahyu Arian Sah.
Harapannya, kemenangan ini bisa memotivasi para pelajar atau pemuda secara umum di Indonesia. “Semoga kemenangan ini dapat memotivasi rekan-rekan pelajar, pemuda bangsa Indonesia khususnya MA Unggulan Singa Putih untuk tidak berhenti berkarya dan mencapai prestasi setinggi-tingginya terutama dalam usaha menyebarkan syiar agama Allah," ujar Muhammad Alief Dhafa. (nul)
Editor : Redaksi