KLIKJATIM.Com | Malang - Sebanyak 7 orang penumpang kendaraan bak terbuka (pikap) tewas setelah mobil yang ditumpangi mengalami kecelakaan di Jalan Desa Wringinanom Kecamatan Poncokusumo, Malang. Pikap yang mengangkut 24 orang ibu-ibu peserta arisan hilang kendali dan menabrak pohon di tepi jalan,Rabu (26/5/2021) siang.
[irp]
Saksi mata mengatakan, korban dan pdnumpang lainnya baru saja menghadiri acara arisan keluarga. Mereka menumpang sebuah mobil pikap Mitsubishi L-300 berjalan mengarah dari Timur (Coban Pelangi) menuju barat (Tumpang).
Namun, saat melintasi Jalan Raya Wringinanom, mobil tiba-tiba hilang kendali dan meluncur deras dan menabrak pohon. Seketika mobil terguling dan para penumpang terlempar.
Kanit Laka Lantas Polres Malang Ipda Agus Yulianto membenarkan, adanya kejadian kecelakaan maut dari ibu-ibu arisan yang menaiki mobil pikap. "Benar memang informasi demikian. Informasi awal setidaknya ada 5 orang meninggal," ucap Agus, Rabu (26/5/2021).
Dia menambahkan, hingga Rabu sore ini pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sementara korban yang tewas dan luka dievakuasi ke rumah sakit.
Sementara itu Relawan RS Sumber Sentosa Rudi Purwanto menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil pikap disalip mobil lain diduga hilang kendali karena rem blong.
Akibatnya mobil menabrak pohon tepi jalan. Pasca kejadian banyak warga membantu evakuasi para korban. Sedangkan mobil pikap terlihat berhenti dengan bagian depan menabrak sebuah pohon di tepi jalan. Kaca mobil pecah, dan bagian depan ringsek karena tabrakan itu.
Unit Laka Satlantas Polres Malang bersama petugas dari Polsek Wringinanom tengah melakukan olah TKP dan mendata korban kecelakaan.Informasi yang dihimpun, korban meninggal dilarikan ke RS Sumber Santoso, Tumpang dan RSU dr Syaiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Sementara para korban adalah rombongan warga yang menumpang di atas bak terbuka. Mereka menumpang pikap setelah menghadiri sebuah acara arisan.
Kemudian yang pikap diisi 24 orang dengan anak-anak itu kemungkinan mengalami rem blong. Jadi di tempat kejadian tidak ada bekas rem. Kemungkinan rem blong dari atas," katanya.
Dari kejadian ini total ada tujuh orang meninggal dunia, terdiri dari enam orang ibu-ibu dan satu orang balita. Empat orang di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan tiga orang lainnya meninggal saat dibawa ke rumah sakit.
"Ada tujuh orang di sana, tujuh meninggal, rata-rata meninggal semua. Balita satu orang. Sempat menjemput ke TKP dan mengantar ke rumah duka. Kalau meninggal di TKP empat orang, menyusul di RS dua orang, dan di perjalanan menuju rujuk satu orang, total tujuh orang," katanya.
Saat terjadi, rombongan dalam perjalanan pulang. "Tujuh korban meninggal dunia," kata Kapolres Malang AKBP Hendri Umar. (ris)
Editor : Redaksi