klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kuras Sumur Beracun di Probolinggo, 2 Tewas 2 Lainnya Dilarikan ke Rumah Sakit

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Polisi memasang police line di lokasi sumur beracun di Tongas Probolinggo
Polisi memasang police line di lokasi sumur beracun di Tongas Probolinggo

KLIKJATIM.Com | Probolinggo - Sebanyak 2 orang meninggal dunia dan 2 lainnya terpaksa dilarikan ke rumah sakit usai menguras sumur yang diduga beracun. Persitiwa ini terjadi saat 4 orang pekerja menguras sumur untuk pengairan irigasi sawah di Desa Klampok, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Kamis (20/5/2021).

[irp]

Korban meninggal dunia masing-masing Totok  (31) warga Desa Sebalong Kecamatan Nguling tewas di lokasi kejadian serta Nur Solihin, (56)  juga warga Desa Sebalong, Kecamatan Nguling  meninggal di RS Grati. Sedangkan 2 korban lainya bernama Mistaya, (65), warga Sebalong jalani rawat inap di RS Grati dan Sudiono (46), warga Desa Klampok, Tongas jalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Tongas.

Menurut saksi mata warga setempat,  sebelumnya keempat korban melakukan pengurasan sumur sekitar pukul 11.00. Saat itu Totok bersama 3 kerabatnya Nur Solihin, Sudiono, dan Mistaya hendak menguras sumur di sawah. Karena ada masalah Totok bermaksud mengecek diesel ke dalam sumur sedalam 30 meter.

Totok turun ke dalam sumur namun tidak beranjak naik  ke permukaan. Tiga rekannya berusaha memanggil Totyok namun tidak direspon.  Totok dipanggil tidak menjawab sehingga teman lainya ingin mengecek ke dalam sumur juga untuk memastikan. Akhirnya Nur Solohin turun namun juga tidak kunjung naik.

Kedua rekannya tidak curig kemudian ikut turun namun nahas keduanya tidak bisa naik ke atas karena diduga akibat menghirup udara beracun dari dalam sumur.  Kejadian ini kemudian diketahui warga hingga akhirnya dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke polisi.

“Yang saat itu berada di sumur kemudian minta tolong warga, dan mereka akhirnya berhasil dievakuasi,” kata Kapolsek Tongas Iptu Gendut Wijayanto.

Dikatakan,  pihaknya meminta bantuan tim BPBD Pasuruan untuk membantu mengevakuasi korban.  “Saat dievakuasi korban kondisinya lemas, dan kita fokus menyelamatkan korban dan secepatnya dilarikan ke rumah sakit,” terang Kapolsek.

Hasil olah TKP sementara, korban keracunan gas, karena di dalam sumur juga terdapat diesel pompa air. “Dugaan sementara 4 korban keracunan gas. Dan untuk antisipasi kejadian serupa terulang kembali masyarakat kita edukasi mengingat jelang musim kemarau tradisi warga menggunakan sumur pompa dan disedot dengan diesel,” pungkas Kapolsek Tongas, Probolinggo. (ris)

Editor :