KLIKJATIM.Com | Tulungagung - Penerapan Work From Home (WFH) bagi sebagian PNS di Kabupaten Tulungagung, mulai dilaksanakan beberapa waktu yang lalu saat penyebaran Covid-19 di Tulungagung sedang mengalami peningkatan.
[irp]Kemudian kebijakan tersebut dilanjutkan untuk menghindari potensi munculnya klaster perkantoran di Tulungagung.
Namun mulai Senin (17/05) kemarin Satgas Covid-19 kabupaten Tulungagung melakukan perubahan kebijakan, dengan memperbolehkan 100% PNS bekerja dari kantor atau Work From Office (WFO).
Hal ini diakui oleh Wakil Juru Bicara Satgas Covid-19 Tulungagung, Achmad Mugiyono.
"Mulai Senin kemarin kebijakan yang diterapkan, 100% PNS masuk kerja, hal ini sebagai hasil evaluasi perkembangan Covid-19 dan capaian kinerja PNS," ujarnya.
Mamad, sapaan akrab Achmad Mugiyono mengatakan, penerpan kebijakan ini pasti akan dievaluasi secara berkala oleh Satgas, jika dianggap efektif maka akan dilanjutkan namun sebaliknya jika dianggap berpotensi memunculkan klaster perkantoran maka akan dilakukan perubahan kebijakan.
"Evaluasi berkala, pasti akan dilakukan untuk melihat efektifitasnya, jika dianggap perlu perubahan kebijakan, maka akan dilakukan perubahan." ucapnya.
Mamad menjelaskan, dalam penerapan WFO, pihaknya tetap menekankan kepada masing masing Organisasi Perangkar Daerah (OPD) untuk memperhatikan protokol kesehatan.
Mulai dari menyiapkan hand sanitizer, lalu termogun dan menerapkan jaga jarak di dalam ruangan, sehingga potensi penyebaran Covid-19 bisa diminimalkan.
"Termasuk meminimalkan penggunaan AC dalam satu ruangan, untuk meminimalkan potensi munculnya klaster perkantoran," pungkasnya.
Disinggung mengenai penambahan terkonfirmasi Covid-19 dalam beberapa hari terakhir ini, Mamad mengakui saat ini masih cukup terkendali. Dengan jumlah penambahan yang masih bisa dikendalikan setiap harinya. (rtn)
Editor : Iman
Mekanik Tewas Tertimpa Konveyor Saat Kerja di Proyek Pemecah Batu Mojokerto
Kecelakaan kerja terjadi di proyek pembangunan fasilitas pemecah batu di Dusun Manduro, Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto…
Pameran Turots di Muktamar ke-35 NU, Khofifah: Warisan Ulama Nusantara Harus Jadi Referensi Dunia
KLIKJATIM.Com | Jombang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Rais Aam Syuriah PBNU KH Afifuddin Muhajir dan Menteri Pemberdayaan P…
3.000 Mushaf Al-Qur’an hingga Atraksi Drone, Ini yang Bikin Muktamar ke-35 NU Istimewa
KLIKJATIM.Com | Jombang — Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membawa sejumlah konsep yang disebut b…
Kemenaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif Disabilitas di Kawasan ASEAN
KLIKJATIM.Com | Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…
KH Yahya Dorong NU Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Nahdlatul Ulama dan pemerintah.…
Delapan Paskibraka Asal Bawean Belum Bisa Pulang, DPRD Gresik Pastikan Kebutuhan Mereka Terpenuhi
KLIKJATIM.Com | Gresik — Gelombang tinggi dan angin kencang di Laut Jawa membuat delapan pelajar asal Pulau Bawean yang telah selesai menjalankan tugas sebagai …