klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Silaturrahmi Saat Hari Raya Idul Fitri Diperbolehkan, Tapi Ada Syaratnya

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. (Fauzy Ahmad/klikjatim.com)

KLIKJATIM. Com | Ponorogo—Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko memperbolehkan warganya melangsungkan tradisi silaturrahmi di hari raya Idul Fitri 1442 H.

[irp]

"Tapi tetap ada syaratnya. Tidak seperti dulu yang bebas," ujar Kang Giri--sapaan akrab--Sugiri Sancoko, Selasa (27/4/2021

Syarat yang harus dilakukan masyarakat saat silaturahmi tersebut yaitu harus patuh pada protokol kesehatan. Contohnya, tidak boleh jabat tangan.

"Cukup say hello saja. Tanpa ada jabat tangan ya," kata Kang Giri kepada media. 

Kang Giri juga meminta agar silaturahmi tersebut harus memperhitungkan waktu. Sehingga tidak terlalu lama saat melakukan silaturahmi.

"Jangan jagongan (ngobrol) lama-lama. Seadanya dan seperlunya saja," lanjutnya.

Kebijakan ini diambil Kang Giri agar suasana Idul Fitri tetap terasa. Namun angka penularan Covid-19 tetap bisa ditekan.

"Kalau yang diperantauan ya saya minta untuk tidak mudik terlebih dahulu," bebernya. 

Hal tersebut sesuai intruksi pemerintah pusat yang melarang mudik mulai 6-17 Mei 2021.

"Yang patuh (tidak mudik) alhamdulillah, tapi jika tetap ada yang tidak patuh, bobol, tetap kita kelola mencarikan solusinya," pungkasnya. (mkr) 

Editor :