klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bupati Lumajang Laporkan 3.361 Rumah Rusak ke BNPB

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Bupati Lumajang Thoriqul Haqsaat mendampingi Gubernur Jatim sudah melaporkan kerusakan rumah pasca gempa ke BNPB
Bupati Lumajang Thoriqul Haqsaat mendampingi Gubernur Jatim sudah melaporkan kerusakan rumah pasca gempa ke BNPB

KLIKJATIM.Com | Lumajang -  Pemerintah Kabupaten Lumajang sudah menyelesaikan pendataan kerusakan akibat Gempa Bumi Malang, pekan lalu. Ada 3.361 rumah yang dilaporkan Bupati Lumajang Thoriqul Haq kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

[irp]

Hasil verifikasi lapangan terbaru oleh BPBD Lumajang tercatat 3.361 rumah dilaporkan rusak dengan rincian 618 rusak berat, 752 rusak sedang dan yang rusak ringan 1.991 rumah. Sehingga itu data terbaru dari data sebelumnya dilaporkan 2.526 rumah rusak akibat gempa bumi.

“Data yang terbaru adalah 3.361 rumah rusak berdasarkan verifikasi lapangan by name by addres beserta foto dan lokasinya betul-betul kami pastikan ada. Sehingga kami sampaikan kepada BNPB untuk diverifikasi,” kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq seperti dikutip Antara.

Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq itu berharap adanya percepatan anggaran pemulihan dan rekonstruksi pascabencana di Lumajang, agar bantuan dari BNPB dapat segera direalisasikan.

Masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat mendapatkan bantuan Rp50 juta berupa pembangunan rumah. Sedangkan rusak sedang Rp25 juta dan rusak ringan Rp10 juta tunai melalui swakelola.

“Selama menunggu sebelum realisasi pembiayaan dari BNPB, kami akan melakukan pembangunan hunian layak sementara bagi masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat, sehingga masyarakat ada tempat tinggal yang layak yang sehat bersama keluarga,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Rifai yang datang ke Kabupaten Lumajang mengapresiasi kinerja Bupati Thoriq dalam penanganan darurat kebencanaan yang dinilai tanggap.

“Tidak hanya terkait penyaluran logistik yang dinilai baik. Namun juga terkait administrasi dan pendataan rumah terdampak gempa yang dinilai cepat,” katanya. (ris)

Editor :