KLIKJATIM.Com I Sidoarjo – Keluarga salah satu penumpang kapal selam Nanggala yang hilang diperairan Bali, berharap ada keajaiban. Mereka dan tentunya seluruh masyarakat berharap, kapal selam yang hilang kontak sejak Hari Rabu (21/4) lalu bisa ditemukan dengan selamat meskipun perkiraan oksigen di dalam kapal akan habis pada hari ini sekitar pukul 03.00 WIB.
[irp]
Hal tersebut dikatakan GM Bandara Juanda Kolonel Laut (P) Kicky Salvachdie sepupu dari Komandan Satuan Kapal Selam (Dansatsel) Koarmada II yang on board di kapal selam tersebut. “Kami berharap ada mukjizat, sehingga 53 prajurit yang ada didalamnya bisa selamat. Kami minta doanya agar mukjizat itu benar-benar ada,” harap Kicky, Sabtu (24/4/2021).
Kicky menuturkan, sejatinya sang sepupu Kolonel Harry tidak harus menumpang kapal selam yang sedianya akan berlatih perang tersebut. “Namun ia ya begitu itu. Sering terjun sendiri untuk mengecek kesiapan dan kesigapan anak buahnya di lapangan,” terang Kicky.
Kapal selam Nanggala diduga mengalami blackout, sehingga kelistrikan di kapal tersebut mati. “Kalau kelistrikan mati ya semuanya lumpuh,” sambungnya.
Ia menerima informasi, sebelum dinyatakan hilang kontak, kapal selam Nanggala mengalami penurunan kedalaman secara drastis. Kicky khawatir, kapal selam tersebut jatuh ke ceruk palung laut di kedalaman 700 meter sehingga upaya pencarian mengalami kesulitan.
Kicky menambahkan, saat ini semua keluarga dari Depok termasuk sang bunda Kolonel Harry, Ida Farida, telah tiba di Perumahan Dinas TNI AL Desa Tebel, Kecamatan Gedangan. “Kami semua menunggu perkembangan pencarian kapal selam tersebut. Sekali lagi kami minta bantuan doanya dari semua masyarakat agar Nanggala bisa ditemukan dan Harry bersama semua awak kapal segera bisa dievakuasi dengan selamat,” imbuh Kicky. (bro)
Editor : Satria Nugraha