klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Bendungan Tugu Trenggalek Mulai Diisi Air, Bupati Harap Dimanfaatkan Sebagai Sumber Listrik Juga

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin
Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin

KLIKJATIM.Com I Trenggalek -Proses pembangunan Tugu Trenggalek masuk tahap impounding atau pengisian awal air. Bendungan yang masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) ini memiliki manfaat yang sangat banyak, termasuk irigasi dan pembangkit listrik.

[irp]

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin meninjau langsung ke lokasi bersama jajaran Forkopimda untuk mengetahui kabar terbaru bendungan.

“Kita melakukan peninjauan progres sekaligus melihat kesiapan bendungan sebelum nantinya diresmikan,” tuturnya.

Mas Ipin, panggilan akrabnya, menginginkan visit persiapan proyek strategis nasional bendungan ini untuk segera dilakukan impounding atau mungkin masa tahap finalisasi.

Pemanfaatan sebagai irigasi yang rencananya dapat mengairi kurang lebih 1.200 hektare lahan. “Bahkan juga untuk pemanfaatan jaringan listrik yang masuk prioritas utama,” tandasnya.

Mas Ipin mengungkapkan, prioritas yang pertama adalah untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) yang rencana akan menghasilkan 0,4 megawatt atau sekitar 400 kilowatt.

Ditambahkan, proses selanjutnya juga telah ditawarkan kerja sama dengan pihak swasta untuk memanfaatkan area bendungan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) melalui pemasangan solar panel. Ia juga memaparkan bahwa, jika dilihat dengan luas area yang tergenang sekitar 81 hektare.

“Maka sesuai aturan, jika diizinkan yang bisa digenangi oleh solar panel itu sekitar 5%, berarti ada 4 hektare yang bisa dialiri solar panel apung,” imbuhnya.

Dengan memiliki berbagai manfaat, Mas Ipin mentargetkan kedepan dapat membantu pemerintah dalam menghasilkan bauran energi sesuai target pada tahun 2025. Mungkin akan terealisasi sebesar 23 persen jaringan listrik yang berasal dari energi baru dan terbarukan.

Di sisi lain, General Manager PLN Distribusi Jawa Timur, Adi Priyanto mengungkapkan, pihaknya melihat adanya peluang energi baru dan terbarukan di Bendungan Tugu.

“Untuk itu, kami akan berusaha mengembangkan PLTMH yang diproyeksikan akan menghasilkan tenaga listrik sekitar 400 kilowatt,” jelasnya.

Proses awal nanti akan ada stepping-nya, yakni dengan menghitung kira-kira harga listriknya berapa. Kemudian kalau sudah, nanti tentang proses izin tentu akan dibantu oleh pemerintah daerah sebagai upaya merealisasikan menjadi proyek dengan manfaat salah satunya untuk kelistrikan. Sebagai pembangkit listrik menjadi prioritas utama selain masih ada manfaatnya seperti pengairan, pertanian, air baku,” pungkasnya. (hen)

Editor :