KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Pemkab Pasuruan memberikan bantuan dana rehabilitasi rumah kepada warga terdampak banjir di tiga desa. Bantuan ini diberikan untuk mempercepat rehabilitasi rumah yang rusak.
[irp]
Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menyampaikan terima kasih kepada seluruh kepala desa (Kades) se wilayah Kecamatan Gempol, karena saling peduli untuk membantu masyarakatnya. "Pasca banjir bandang terjadi beberapa waktu lalu di tiga desa dan pandemi Covid-19 yang belum selesai merupakan ujian bagi kita semua," ujar Bupati Irsyad di hadapan belasan korban banjir di Balai Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Jumat (19/3/2021) siang.
Harapannya dengan adanya bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, khusus yang terdampak bencana. Gus Irsyad pun berpesan agar dana bantuan yang diberikan benar-benar digunakan untuk memperbaiki rumah.
Untuk besaran dana rehabilitasi rumah yang diberikan tentunya berbeda. Pasalnya disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah akibat banjir.
Selain itu korban banjir juga menerima bantuan paket bahan pokok. Yaitu berupa mi instan, minyak goreng, gula pasir, kopi instan, teh, air minum kemasan, sarden dan beras. "Untuk bantuan bahan pokok berasal dari urunan teman-teman fraksi PKB," tambahnya.
Kades Ngerong, Jemik Sadiman mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pasuruan karena peduli untuk membantu korban banjir di wilayahnya. Perlu diketahui, banjir bandang yang melanda wilayahnya tidak hanya merusak rumah warga. Namun juga mengakibatkan kerusakan beberapa infastruktur seperti jembatan penghubung dua dusun putus. "Alhamdulillah sekarang sudah tahap perbaikan," tuturnya.
Senada diungkapkan oleh Kades Kepulungan, Didik Hartono. Menurutnya, bantuan tunai ini sangat membantu warganya yang menjadi korban banjir. "Warga bisa membangun kembali rumahnya yang telah rusak," pungkasnya.
Seperti diketahui, Pemkab Pasuruan mengucurkan bantuan dana rehabilitasi rumah bagi korban banjir senilai Rp 661 juta. Dana tersebut diberikan secara tunai bagi warga di tiga desa yakni Desa Kepulungan, Ngerong dan Karangrejo. (nul)
Editor : Redaksi