KLIKJATIM.com | Tulungagung - Kabar duka terdengar dari lingkup Pemkab Tulungagung, setalah salah Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan SDM Pemkab Tulungagung, Arief Budiono meninggal dunia.
[irp]
Pejabat yang dikenal ramah dan akan memasuki masa pensiun pada bulan Mei mendatang ini meninggal dunia setelah sepeda motor CB yang dikendarainya terlibat kecelakaan di jalan raya desa Pulosari kecamatan Ngunut, pada Kamis (11/03) sore tadi.
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno membenarkan kecelakaan yang dialami oleh Almarhum.
"Benar memang telah terjadi kecelakaan di wilayah Ngunut, sore tadi, untuk kendaraan yang terlibat ada 3," ucapnya.
Aris mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan satu buah sepeda motor yang dikendari korban bernopol L 3386 DW, kemudian satu buah truk bernopol AG 8913 dan satu buah mobil bernopol AG 1653 QA.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, kecelakaan tersebut terjadi ketika rombongan sepeda motor yang diikuti almarhum melaju dari timur ke barat, kemudian saat melintas di TKP, korban hendak mendahului truk yang ada di depannya namun disaat bersamaan melaju mobil dari arah berlawanan.
Ruang gerak yang sempit tersebut membuat pengendara sepeda motor tak bisa menghindar hingga bertabrakan dengan mobil tersebut, kemudian oleng dan jatuh ke kiri tertabrak truk yang berjalan ke barat.
"Kronologinya seperti itu, jadi pengendara ini berupaya menyalip truk di depannya namun saat dapat separuh badan truk, ada mobil dari arah berlawanan sehingga terjadi kecelakaan," ucapnya.
Aris menjelaskan, saat berada di lokasi kejadian, korban mengalami luka berat pada bagian kaki kanannya.
Sementara itu,Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Tulungagung, Achmad Mugiyono yang dikonfirmasi membenarkan kondisi terakhir Kepala BKDPSM Tulungagung,Arief Budiono yang meninggal dunia.
Alhamrhum sendiri dikenal sebagai salah satu pejabat yang memiliki kecintaan pada sepeda motor klasik, dan acap kali mengikuti touring dengan beberapa rekan kerjanya.
" Memang benar pak Arif meninggal dunia, ini kami sedang menunggu kabar dari keluarga besarnya, untuk jadwal pak Bupati taziah dan lain lainnya ini masih belum bisa dipastikan, kemungkinan besok pagi," jelasnya.
Mamad, sapaan akrab Achmad Mugiyono menjelaskan, hingga saat ini belum diketahui dengan pasti kapan jenazah akan dimakamkan, pihaknya juga masih menunggu kabar dari keluarga besar Almarhum.
"Kapan dan dimana pemakamannya juga belum ada informasi,masih menunggu kabar dari keluarganya," pungkas Mamad. (bro)
Editor : Iman