KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jatim menjadi frontliner untuk menyiapkan Industri Halal Food di Indonesia.
Khofifah memaparkan, diketahui bahwa jumlah umat Islam di dunia mencapai 1,9 milyar atau setara 24 persen. Namun, Indonesia yang memiliki umat Islam terbesar di dunia ini justru merupakan importir terbesar halal food. Selain itu, Indonesia saat ini juga belum masuk 10 besar dunia untuk halal food.Karena itu, kata dia, pembangunan sentra-sentra industri makanan halal di setiap kabupaten/kota di Jatim bisa menjadi salah satu program strategis MUI Jatim Masa Khidmat 2020-2025. Dalam hal ini, MUI Jatim bisa saling bersinergi atau 'nyekrup' dengan Pemprov Jatim dalam banyak format.
"Ini bagian yang sangat penting untuk dibangun sinergitasnya. Jadi kami berharap, Kawasan Industri Halal (KIH) yang sekarang terinisiasi di Sidoarjo akan tersupport dengan kekuatan MUI di provinsi maupun kabupaten/kota," ujar Khofifah.
Proses kolaborasi dalam struktur MUI, lanjut Khofifah, terdapat kyai, santri dan akademisi yang tentunya menjadi kekuatan lengkap. Format seperti ini akan menjadi penguatan Jatim sebagai lokomotif produsen halal food.
Sementara itu, Ketua MUI Jatim KH. M. Hasan Mutawakkil Alallah mengatakan, Dewan Pimpinan MUI Jatim yang baru saja dilantik harus menjaga amanah dengan penuh tanggung jawab. Apalagi, dirinya menegaskan bahwa menjaga amanah merupakan sebuah kemuliaan yang wajib hukumnya.
Selain itu, Ia berharap, MUI harus jadi motor penggerak kekuatan pengembangan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Insaniyah, dan Ukhuwah Wathaniyah.
"Kita tentunya semua berharap dan berdoa mudah-mudahan kita semua melaksanakan amanah ini sebaik-baiknya,” harapnya sambil menegaskan MUI Jatim akan terus mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sebagai informasi, pada Senin (15/2/2021) malam lalu, dilakukan Pengukuhan dan Ta’aruf Dewan Pimpinan MUI Jatim beserta Perangkat Organisasi Masa Khidmat 2020-2025 di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Pengukuhan itu berdasarkan SK Dewan Pimpinan Pusat MUI No. Kep 41/DP MUI/1/2020. Dimana, dalam pengukuhan tersebut KH. M. Hasan Mutawakkil Alallah dikukuhkan sebagai Ketua Umum MUI Jatim Periode 2020-2025 oleh Ketua Umum MUI Pusat KH. Miftachul Akhyar. (rtn)
Editor : Redaksi
Sita HP Nasabah saat Menagih Utang, Debt Collector Bank di Gresik Ditangkap
Seorang debt collector koperasi simpan pinjam atau bank plecit berinisial AJLG alias Kribo (27) ditangkap polisi setelah diduga mengambil telepon genggam milik…
Cegah Kemacetan Sekitar Pelabuhan Ketapang, Pemkab Banyuwangi Usul Penambahan Kapasitas Dermaga
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mengusulkan dukungan ke Kementerian Perhubungan untuk peningkatan kapasitas dermaga guna mengatasi kemacetan di jal…
Pelindo Terminal Petikemas Umumkan Susunan Direksi Baru, Ini Nama-Namanya
PT Pelindo Terminal Petikemas menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang menetapkan perubahan susunan direksi sekaligus melakukan…
Satu Pemuda Tewas Dikeroyok, Satreskrim Polres Nganjuk Tetapkan 14 Tersangka
Satreskrim Polres Nganjuk menetapkan 14 orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pemuda di Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kab…
Kawanan Perampok Minimarket Diringkus Polres Blitar Kota
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil mengungkap jaringan pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyasar minimarket di Kecamatan…
Gubernur Khofifah Optimis Perkuat Investasi, Pertumbuhan Ekonomi dan Percepat Kesejahteraan Masyarakat Jatim
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus mendorong seluruh stakeholder membangun sinergi memperkuat investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memp…