KLIKJATIM.Com | Gresik — Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto meninjau efektivitas penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Mikro) di Kabupaten Gresik. Tepatnya di Desa Kampung Tangguh Semeru Sukorejo, Kebomas, Gresik. “Untuk Gresik cukup baik dalam mengatasi Penyebaran Covid-19 ini dengan semula memasuki zona oranye dan tingkat kasus di wilayah Kabupaten Gresik menurun drastis menjadi Zona Kuning,” kata Suharyanto didampingi sejumlah pejabat, Jumat (19/2/2021) pagi.
[irp]Kunjungan ke Sukorejo ini, bagian dari rute gowes yang dimulai dari titik Start Makodam V/Brawijaya. Lokasi pertama yaitu di Makoramil Menganti, selanjutnya Etape 2 menuju ke Graha Kartini Ballroom untuk melaksanakan Istirahat dan coffe morning.
Selanjutnya Pangdam V/Brawijaya menuju Desa Sukorejo Kecamatan Kebomas untuk melaksanakan peninjauan posko serta efektivitas PPKM Mikro.
Suharyanto menyampaikan Jawa Timur saat ini menduduki peringkat 4 di seluruh Indonesia menganai Penyebaran Virus Covid-19. Program Pemerintah terkait PPKM Mikro sudah memasuki hari ke 10. Hal ini diharapkan ada penurunan kasus Covid-19.
Selain itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk mendukung program vaksinasi saat ini sudah memasuki tahap ke 2. Vaksin yang datang di Indonesia sudah teruji sangat aman dan halal untuk vaksin bagi masyarakat. “Posko di Wilayah Desa Sukorejo tidak kalah dengan posko yang ada di wilayah Surabaya dan kami menghimbau dengan adanya posko saat ini harus tetap di pertahankan,” jelasnya.
Sementara itu, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menyampaikan pihaknya bersama tiga pilar terus berupaya untuk menekan penyebaran Covid-19. Saat ini di Kabupaten Gresik terdapat 306 posko PPKM Mikro yang sudah tergelar di Wilayah dan untuk anggaran kami akan tetap berkordinasi dengan Pemda.
“Untuk melancarkan program pemerintah, kami bersinergi bersama tiga pilar untuk selalu melaksanakan Patroli Prokes dan PPKM di masing-masing wilayah binaan,” jelas Taufik.(rtn)
Editor : Wahyudi