KLIKJATIM.Com I Jember - Polsek dan Koramil Kencong membubarkan puluhan ‘pendekar’ beratribut Perguruan Silat Cempaka Putih yang hendak menggelar kegiatan pelantikan anggotanya di Aula PTPN X Kecamatan Kencong, Senin (15/2/2021).
[irp]
Para petugas dibantu Satpam dari PTPN X melakukan pendekatan secara persuasif kepada perguruan tersebut untuk tidak melaksanakan kegiatan pelantikan anggotanya secara tatap muka. Pasalnya, saat ini masih pandemi dan Jatim sendiri sedang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan skala Mikro.
“Acara pelantikan pencak silat tersebut sudah kami hentikan bersama dengan jajaran Polsek Kencong dan Satpam dari PTPN X. Saat ini masih pandemi, jadi tidak diperbolehkan untuk melaksanakan kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak, tadi sekitar 30 an orang yang akan mengikuti pelantikan,” ujar Danramil Kencong Kapten Inf Bambang HM.
Pelantikan Warga Purwa Organisasi Olah-raga Beladiri Pencak Silat Cempaka Putih Cabang Jember Periode Januari 2021 rencana memang digelar hari ini. Para peserta juga telah datang di Aula PTPN X Jember.
Sementara itu Ketua Cabang Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Jember, Iwan Susanto mengaku, acara itu bukan dari organisasinya. Organisasi Olah-raga Beladiri Pencak Silat Cempaka Putih Cabang Jember yang menggelar kegiatan pelantikan di Aula PTPN X Kencong bukan dari Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih.
Ditambahkan, selama pandemi Covid-19, pihaknya tidak menggelar kegiatan pelantikan, hal ini sesuai dengan anjuran dari pemerintah, dan semata-mata untuk mencegah penyebaran Covid-19.
“Yang menggelar pelantikan anggota di Aula PTPN X tadi bukan dari Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih kami, mungkin mereka hanya menggunakan atribut kami saja, yang jelas kami tidak menggelar kegiatan pelantikan selama pandemi, jika ada hal-hal yang merugikan dan meresahkan masyarakat, itu bukan tanggung jawab kami, sekali lagi kami tegaskan, bahwa mereka bukan dari perguruan kami,” tegas Iwan Susanto Ketua Cabang Perguruan Pencak Silat Cempaka Putih Jember. (ris)
Editor : Abdus Syukur