KLIKJATIM.Com | Bangkalan - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengklaim bahwa sampai dengan Minggu, 7 Februari 2021, sebanyak 19 kabupaten/kota di Jatim sudah selesai melaksanakan vaksin dosis pertama.
[irp]
Ia mengatakan, untuk daerah di luar wilayah Surabaya Raya, proses pelaksanaan vaksin dosis pertama telah dimulai sejak 28 Januari 2021. Sehingga, 14 hari setelah itu bisa dilakukan vaksin dosis kedua.
Soal vaksinasi tahap berikutnya, terutama bagi masyarakat umum, Khofifah meminta dinas terkait seperti Dispendukcapil hingga lini bawah membantu proses pendataan dan identifikasi, terutama terkait identitas penerima vaksin dan waktu pelaksanaannya.
"Tolong tim yang akan menyiapkan data bisa melakukan identifikasi sesuai dengan peruntukan prioritas penerima tahap berikutnya seperti petugas pelayanan publik, TNI/Polri. Dan saya juga mengusulkan jurnalis karena jurnalis yang bertugas liputan juga beresiko tinggi," kata Khofifah di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan, Senin (8/2/2021).
Menurutnya, pendataan untuk penerima vaksin tahap berikutnya ini penting dilakukan agar ketika dosis vaksin tahap berikutnya datang dari pemerintah pusat, proses vaksinasi ini bisa segera dilakukan.
"Tentu kita berharap bahwa seluruh proses ini akan memberikan imunitas yang lebih baik lagi kepada seluruh masyarakat. Jangan ada lagi yang terpapar, yang sudah sehat jaga kesehatannya, dan bagi yang terkonfirmasi segera mendapatkan kesembuhan," harapnya.
Sedangkan 19 kabupaten/kota tersebut antara lain Kab. Tulungagung, Kab. Sidoarjo, Kota Mojokerto, Kab. Gresik, Kab. Ponorogo, Kab. Lamongan, Kota Pasuruan, Kab. Jember, Kota Batu, dan Kab. Nganjuk. Kemudian Kab. Jombang, Kota Kediri, Kab. Blitar, Kab. Mojokerto, Kab. Bondowoso, Kota Madiun, Kab. Lumajang, Kab. Bojonegoro dan Kab. Probolinggo. (mkr)
Editor : Redaksi