KLIKJATIM.Com I Surabaya – Jelang dilantik sebagai Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dipanggil mendadak Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa. Ternyata tak hanya Gus Yani, Bupati terpilih Sidoarjo Mudhor Ali dan Bupati Terpilih Mojokerto Ikfina Fahmawati juga diundang. "Acaranya silaturrahmi. Dan ada pengarahan untuk Bupati dan Wabup Terpilih Gresik, Sidoarjo, dan Mojokerto khususnya menyangkut penanganan Banjir Kali Lamong," kata politisi PPP Gresik, Khoirul Huda dikonfirmasi, Minggu (7/2/2021).
[irp]
Huda ikut mendampingi Gus Yani memenuhi undangan gubernur. Ketua tim sukses Gus Yani pada pilkada Gresik itu juga ditemani Sekretaris DPC PDIP Gresik Noto Utomo. Menurut Huda, gubernur meminta tiga kepala daerah melakukan sinergi dalam pembangunan wilayah. Khususnya penanganan banjir luapan Kali Lamong.
Apalagi Pemkab dan DPRD Gresik sangat konsen dalam penanganan banjir luapan Kali Lamong. Pada APBD 2021 ini DPRD mengalokasikan anggaran Rp 50 miliar untuk Kali Lamong.
Menurut Huda, untuk normalisasi Kali Lamong dibutuhkan sinergitas antar kabupaten yang dialiri Kali Lamong mulai hulu hingga hilir. Selain itu, dibutuhkan lahan cukup besar. Mengacu data dari Balai Besar Wilayah Solo (BBWS), kebutuhan lahan yang dibutuhkan sepanjang 109,66 hektare atau hampir 110 ha.
Kebutuhan lahan tersebut didapat dari hasil study LARAP. Dari total 109,66 hektare itu, ada yang statusnya milik pribadi (perorangan), tanah kas desa (TKD), hingga tanah negara (TN). Nah, dana Rp 50 miliar itu akan digunakan untuk pembebasan lahan tersebut," terangnya.
Huda menambahkan, berdasarkan data, BBWS Kali Lamong yang membentang di Kabupaten Gresik sepanjang 64 km. Untuk membuat Kali Lamong tak kembali meluap maka dibutuhkan normalisasi total. Kali Lamong membentang di wilayah Kabupaten Gresik melintasi 24 desa di 5 kecamatan, yakni Balongpangang, Benjeng, Cerme, Menganti, dan Kebomas.
"Pada tahun 2019 estimasi anggaran untuk proyek normalisasi total Kali Lamong di luar pembebasan lahan dibutuhkan anggaran sekitar Rp 960 miliar, kalau 2021 dipastikan lebih besar," pungkasnya.(rtn)
Editor : Abdul Aziz Qomar