klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Kota Batu Penyelenggara Vaksin Covid Terbaik Ketiga di Jawa Timur

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menerima vaksin covid beberapa waktu lalu.
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menerima vaksin covid beberapa waktu lalu.

KLIKJATIM.Com | Batu - Kota Batu menjadi penyelenggara terbaik ketiga dalam program vaksinasi Covid-19 di Jawa Timur. Itu terjadi setelah Kota Batu berhasil menuntaskan target vaksinasi tenaga kesehatan pada tahap pertama dirampungkan sebanyak 1.560 pada, Jumat (5/1/2021).  Capaian ini berada peringkat ke tiga di bawah Sidoarjo dan Jember.

[irp]

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr Susan Indahwati mengatakan, pencapaian itu diraih atas kerjasama yg baik dari semua pihak. Mulai dari manajemen sistem, dan koordinasi lintas sektor serta dukungan dari berbagai pihak. Dari 3.120 vaksin yang diterima 1.554 nakes telah divaksin.  Keenam nakes yang tersisa akan divaksin pada hari ini sehingga target vaksinasi telah mencapai 100 persen.

“Target vaksinasi tahap pertama ini sebenarnya selesai pada tanggal 02 Februari. Namun molor hingga hari ini karena ada nakes yang tidak lolos skrining akibat kesehatan yang tidak memadai, umumnya gagal pada skrining meja 2,” imbuh perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Komisariat Kota Batu itu.

Susan mengatakan, bahwa pada vaksinasi ini dapat dilihat vaksin sinovac tidak menimbulkan KIPI yang berarti. Pihak yang divaksin hanya merasa pegal akibat bekas suntikan dan mengantuk, namun KIPI itu hilang dalam beberapa jam. “Sehingga Dinkes Kota Batu berharap untuk masyarakat tidak takut dan khawatir untuk melakukan vaksinasi. Karena hingga hari ini sudah terbukti bahwa vaksin aman,” jelasnya.

Susan mengatakan bahwa dengan tervaksinnya nakes maka potensi terinfeksinya nakes oleh virus covid-19 sudah terminimalisir. Sehingga masyarakat tidak perlu takut untuk ke rumah sakit. “Sehingga diharapkan dapat melayani masyarakat luas dengan nyaman, masyarakat yang terlayani pun menjadi lebih nyaman. Tetapi semua tetap harus melaksanakan protokol kesehatan,” pungkasnya. (hen)

Editor :