Sian juga memaparkan,Siloam sudah membuka banyak rumah sakit yang tersebar di titik rawan penularan covid. Semua sistem yang buat memiliki model pengudaraan yang baik. Serta sistem penanganan protokol kesehatan sesuai dengan Kemenkes dan WHO.
"Kami minta arahan dari dinkes, kemenkes dan membaca semua protokol yang dikeluarkan oleh who. Sistem pengudaraannya pun dilengkapi Hepa Filter," ungkapnya.
Kehadiran bangunan tersebut, lanjut Sian, sudah mendapatkan peninjauan dari Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana. Menurutnya, Whisnu menyarankan,jalan keluar masuk antara pusat perbelanjaan dengan rumah sakit dipisah.
"Pemisahan jalan ini sudah kami lakukan, sudah menghubungi dishub. Saya juga sudah menghubungi lurah dan jajarannya mengadakan pendekatan dengan bu lurah. Minta arahan dan sesuai petunjuk pak wali kami membuka jalan dari arah belakang," jelasnya.
Sehingga ambulan dan pasien yang memerlukan rawat inap atau UGD nantinya bisa akses dari belakang. Jalan pemisah juga yang tegas diberlakukan pengunjung.
"Gedung ini bukan di dalam mal. Gedung ini terpisah dan saya bisa yakinkan bahwa rumah sakit siloam ini tertutup semua. Jadi tidak ada akses yang bisa ditembus oleh udara atau apa pun juga," tegasnya.
Disinggung soal Amdal, Sian menyebut, pihaknya sedang menanyakan kelanjutan izin tersebut. Namanya rumah sakit gawat darurat covid, semuanya pasti terburu buru. Untuk itu, Sian akan menanyakan lebih lanjut, mulai pembangunan sampai operasional.
"Inisiatif Pemerintah lewat kemenkes, terus BNPB pusat. Jadi ini kami membuka untuk mensupport pemerintah. Saya hari ini dapat informasi bahwa hari ini benar benar darurat, kondisi rumah sakit penuh di Jatim," tuturnya.
"Sebetulnya sudah disiapkan sejak 6 tahun lalu. Tapi kami tidak meneruskan, memang diminta bantuan kedaruratan. Kami menunjukkan bahwa ada tempat yang sudah jadi, mau dipakai atau tidak. Kami hanya mendukung pemerintah," imbuhnya.
Untuk saat ini, pihak rumah sakit masih menunggu izin dan rekomendasi dari Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan, tentang pelayanan terpadu di Surabaya. Kapasitas 105 dengan 3 ICU. Namun, sejauh ini lagi mempersiapkan 15 ICU.
"Karena ruangan ICU yang paling susah dicari. Sekarang masih 3 lantai. ICU di lantai 1 sebelah UGD," pungkasnya. (hen)
Editor : Redaksi
Sebanyak 90 Regu Gerak Jalan SD/MI Semangat Meriahkan HUT ke-81 RI di Lamongan
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Sebanyak 90 regu pelajar tingkat SD/MI se-Kabupaten Lamongan tampil kompak memeriahkan lomba gerak jalan dalam rangka memperingati…
Terseret Pancing ke Tengah Tambak, Pria di Menganti Ditemukan Meninggal Dunia Setelah 5 Jam Dicari
KLIKJATIM.Com | Gresik – Nasib nahas dialami Suwandi (45), warga Dusun Krajan, Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Pria tersebut tenggelam s…
MPM Honda Jatim dan YAHM Kirim Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT
KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) bersama Yayasan Astra Honda Motor (YAHM) menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak g…
Buka Peluang Kerja Warga Lokal, PT Terminal Teluk Lamong Fasilitasi Sertifikasi Gada Pratama Gratis
KLIKJATIM.Com | Surabaya – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus membuka…
Dapur MBG Babur Rizky Perluas Layanan B3, 900 Penerima Manfaat Ditambahkan di Omben
KLIKJATIM.Com | Sampang – Dapur MBG Yayasan Babur Rizky memperluas jangkauan layanan pemenuhan gizi di Desa Karangnangger, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. M…
Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Sebanyak 41 pasangan di Kabupaten Lamongan resmi mendapatkan kepastian hukum dan dokumen kependudukan melalui program Isbat Nikah Ter…