klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Pj Bupati Sidoarjo dan Ketua Dewan Sidak Jalan Rusak, Pengembang di Sekitar Diminta Ikut Perbaiki

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono dan Ketua DPRD, Usman ketika melakukan sidak ke titik jalan rusak tepatnya di Jalan Raya Desa Buncitan, Kecamatan Sedati. (ist)
Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono dan Ketua DPRD, Usman ketika melakukan sidak ke titik jalan rusak tepatnya di Jalan Raya Desa Buncitan, Kecamatan Sedati. (ist)

KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Kondisi jalan rusak terus menjadi atensi Pemkab Sidoarjo untuk segera diperbaiki. Jumat (29/1/2021) kemarin, Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono bersama Ketua DPRD Usman pun turun melakukan inspeksi mendadak (sidak) jalan rusak. Salah satunya di Jalan Raya Desa Buncitan, Kecamatan Sedati.

[irp]

Dari hasil kunjungannya itu, jalan yang merupakan akses utama menuju kampung nelayan di Desa Karanganyar ini akan segera diperbaiki. Sebab kondisinya sudah bergelombang dan juga dikeluhkan warga untuk menghindari terjadinya korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Dengan tegas, Pj Bupati Hudiyono minta agar jalan tersebut bisa segera diperbaiki menggunakan dana melalui Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). Karena bisa cepat dan anggaran sudah ditransfer ke kecamatan.

Menurutnya, perbaikan fasilitas publik di Sedati sudah teranggarkan Rp 1,8 miliar melalui dana PIWK. Dana tersebut bisa dipakai untuk perbaikan jalan rusak dan fasilitas publik lainnya.

"Pertama kita menanggapi laporan dari masyarakat dimana jalan di sini banyak berlubang. Kemudian yang kedua saya dengan ketua DPRD ke sini ingin memastikan, apakah program kita (PIWK) ini efektif, dan yang ketiga bagaimana kita kolaborasi dengan masyarakat yang melewati jalan sini," terang Hudiyono.

Pertimbangannya mengeluarkan dana lebih cepat karena kebutuhan mendesak. Sehingga diharapkan jangan sampai ada korban jatuh lagi.

Selanjutnya, Pj Bupati juga minta kepada para pengembang di kawasan sekitar untuk ikut peduli membenahi jalan rusak. Karena banyak lalu lalang kendaraan proyek urugan.

"Truk dengan muatan lebih dari 10 ton berpotensi menyebabkan jalan rusak," imbuhnya.

Ketua DPRD Sidoarjo, Usman pun optimis dengan terobosan dana PIWK. Melalui langkah ini akan lebih cepat dalam merespon dan menangani jalan rusak.

"Saya berterima kasih atas respon cepat dari Pak Pj Bupati yang telah melakukan langkah-langkah konkret atas pengaduan dari masyarakat," katanya.

Menurut dia, ada dua cara yang bisa dilakukan untuk perbaikan jalan Desa Buncitan. Pertama adalah kepedulian dari pengembang di sekitar, karena penyebab parahnya kerusakan jalan akibat lalu lalang truk yang sedang melakukan pengurugan di wilayah Sedati timur. Maka, sudah ada ketentuan para pengembang menaruh uang jaminan.

"Harapan kami dari uang jaminan itu bisa dilakukan langkah cepat. Dan yang kedua, bahwa dengan dana PIWK ini juga bisa. Kenapa pemerintah mengambil langkah itu, ya karena yang paling tahu kondisi wilayah adalah Pak Camat. Dengan dana itu bagaikan Pak Camat bisa mengambil langkah-langkah cepat untuk menanggulangi jalan-jalan rusak, meskipun sedikit tapi langsung diperbaiki. Karena kewajiban pemerintah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat termasuk sarana dan prasarana jalan," tandanya. (nul)

Editor :