KLIKJATIM.Com | Gresik — Ketua DPRD Gresil Abdul Qodor bersama sejumlah pejabat Forkopimda, tenaga kesehatan dan tokoh milenial menjalani vaksin Covid tahap dua. Kegiatan tersebut digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik kembali melakukan di Puskesmas Alun - alun Gresik, (29/1/2021).
[irp]
Vaksinasi covid-19 sinovac ini lanjutan dari vaksinasi pertama dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Kabupaten Gresi
Untuk vaksin kedua ini lanjutan dari RSUD Ibnu Sina yang kemarin mulai dari Kepala Dinkes Gresik, Ketua DPRD Gresik, Wakapolres Gresik, Kasdim 0817 Gresik, Ketua BPJS Kesehatan, BNN Gresik dan Nakes.
Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg. Saifuddin Ghozali mengatakan, untuk vaksinasi kedua ini lancar dan aman. Untuk vaksinasi sudah ada 61.43 persen.
“Kami berharap untuk awal Februari sudah divaksin semua untuk tenaga kesehatan (Nakes) Gresik,” ungkapnya.
Menurutnya, awal bulan Februari sudah selesai semua dari nakes, sehingga untuk pertengahan Februari bisa melakukan vaksinasi untuk pelayanan publik seperti TNI, Polri dan yang menyangkut pelayanan publik.
“Sebenarnya untuk estimasi vaksin sinovac sampai bulan April untuk nakes tapi kalau sudah selesai bulan Februari tambah baik dan sehingga untuk kelanjutan vaksin buat pelayanan publik dan masyarakat serta wartawan juga bisa dilaksanakan,” ujarnya.
Seperti biasanya, sebelum melakukan vaksinasi terlebih dahulu dilakukan hasil screening awal bebas dari penyakit seperti hipertensi, jantung, kencing manis, HIV dan ginjal yang tidak bisa memenuhi kriteria ikut vaksin. Selain itu bersama melawan covid-19 dengan vaksin dan tetap menegakkan protokol kesehatan mulai dari jaga jarak, memakai masker, dan cuci tangan.
“Ini salah satu ikhtiar dari pemerintah untuk memutus rantai penyebaran covid-19. Dan semoga dengan adanya vaksin ini segera berakhir covid-19,” terangnya.
Kepala Puskesmas Alun - Alun Gresik drg. Anisah Machmudah mengatakan, vaksin ini adalah lanjutan dari vaksin pertama yang di RSUD Ibnu Sina Gresik. “Kami berharap semua nakes baik dari Puskesmas dan klinik yang belum mendaftar segera mendaftar. Sehingga vaksin untuk nakes bisa selesai di bulan Februari mendatang. Sehingga untuk vaksinasi ke masyarakat bisa segera terlaksanakan,” tuturnya. (hen)
Editor : Redaksi
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Tertinggi Dwija Praja Nugraha
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima penghargaan tertinggi dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Dwija Praja Nugraha…
Konsisten Digelar, Festival Dayung Tejoasri Berpotensi Masuk Kalender Event Jatim
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Penyelenggaraan Festival Dayung Tejoasri keempat resmi bergulir di Bendungan Bengawan Mati, Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Minggu…
Buktikan Kencangnya CBR Series, Pebalap Astra Honda Raih Kemenangan di ARRC Mandalika 2026
KLIKJATIM.Com | Jakarta – Para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil meyakinkan bersama lini motor CBR Series pada putaran keempat Idemitsu FIM Asia…
Warga Puncu Tolak Tambang Pasir, Khawatir Mata Air Terancam dan Krisis Air Bersih
Puluhan warga Lingkungan Yani, Desa Satak, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, menolak aktivitas penambangan pasir yang dinilai mengancam sumber mata air dan lin…
Kabut Asap Kepung Sampit, Pelindo Bagikan Ratusan Masker ke Pekerja dan Warga
Kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai mengganggu kualitas udara di Kabupaten Kotawaringin Timur, khususnya Kota Sampit. Kondisi tersebut…
Pemkab Pamekasan Bersikap Kooperatif Hadapi Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan
Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menyatakan kooperatif dalam proses hukum dugaan korupsi proyek pembangunan jalan senilai Rp2,9 miliar yang sedang di…