klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Ungkap Ratusan Kasus, Polres Pasuruan Duduki Peringkat Tiga se Polda Jatim

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Puluhan tersangka berhasil diringkus selama operasi sikat semeru tahun 2019. (dok)
Puluhan tersangka berhasil diringkus selama operasi sikat semeru tahun 2019. (dok)

KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Polres Pasuruan sukses menduduki peringkat tiga setelah Polres Malang yang menempati urutan dua se Polda Jatim, dalam pengungkapan kasus saat gelaran Operasi Sikat Semeru tahun 2019. Total ada 164 kasus yang menjadi atensi telah berhasil diungkap.

Di antaranya kasus pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Jumlah tersangka yang diamankan pun mencapai 64 orang, dengan puluhan barang bukti (bb) aksi kejahatan. Mulai dari sepeda motor, sepeda angin, handphone, uang tunai, dan masih banyak lagi.

[irp]

Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan menegaskan, pihaknya berkomitmen akan memberikan yang terbaik selama dinas di Pasuruan. Termasuk dalam pengungkapan kasus kriminal.

Dia pun berjanji, untuk kasus kriminal terutama kejahatan jalanan akan terus diberantas dan dituntaskan. "Kasus tindak pidana kejahatan ada beberapa faktor jadi pemicunya. Ini yang harus kita sadari," tandasnya, Selasa (1/10/2019).

Tindak represif akan dipilih sebagai langkah terakhir untuk penegakan hukum.

Menurutnya, pencegahan bukan hanya tanggung jawab polisi. Tapi, juga merupakan tanggung jawab semua stakeholder agar bisa ikut terlibat. Artinya harus ada kesadaran dari masing – masing orang untuk selalu waspada dan hati – hati.

[irp]

“Makanya, ke depan saya ingin ada forum komunikasi atau semacam diskusi untuk mencegah terjadinya tindak pidana kejahatan. Saya ingin semua pihak bisa berkomitmen dan bergandengan tangan untuk mencegah terjadinya kejahatan,” imbuhnya.

“Dan kami juga tetap berkomitmen, semisal sudah ada kejadian kejahatan akan diungkap,” tambah Mantan Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Jawa Timur ini. (dik/hen)

Editor :