klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Dandim 0808 Blitar Meninggal Karena Terserang Covid-19

avatar klikjatim.com
  • URL berhasil dicopy
Dandim 0808/Blitar, Letkol ARH Dian Musrianto semasa hidup. (ist)
Dandim 0808/Blitar, Letkol ARH Dian Musrianto semasa hidup. (ist)

KLIKJATIM.Com | Blitar - Kabar duka datang dari keluarga besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kota Blitar. Pasalnya Dandim 0808/Blitar, Letkol ARH Dian Musrianto telah meninggal karena positif Covid-19.

[irp]

Ia menghembuskan napas terakhir ketika dalam perawatan di Rumah Sakit Sopraoen Malang. Sebelumnya Dandim Letkol ARH Dian Musrianto berjuang melawan covid selama 15 hari.

Rencananya jenazah akan dimakamkan di Yogyakarta. "Pak Dandim meninggal di rumah sakit Soepraon Malang, sekitar pukul 15.35 WIB," ujar Wali Kota Blitar Santoso, Jumat (8/1/2021).

Dijelaskan sebelum diketahuinya almarhum ARH Dian Musrianto terserang Covid-19, sempat mengeluh sakit atau kurang enak badan pada 24 Desember 2020. Lalu menghubungi Kapolkes Blitar untuk mengecek kesehatannya.

Sesuai pemeriksaan kondisi kesehatan Dandim ARH Dian Musrianto disebutkan suhu tubuhnya 37.8 celcius, tekanan darah 100/70 Hg dan hasil laboratorium cek darah wilayah dalam positif. Kemudian disarankan perawatan intensif di rumah sakit swasta di Kota Blitar.

Dandim ARH Dian sempat dirawat di rumah sakit swasta selama tiga hari. Ia minta pulang. Karena kondisi kesehatannya belum benar-benar membaik, sehingga terpaksa masuk rumah sakit swasta lagi pada tanggal 28 Desember 2020. Lalu, pada tanggal 29 Desember 2020 akhirnya dirujuk ke RS Supraoen Malang.

Diakui, kabar kematian Dandim tersebut juga belum disampaikan kepada istri almarhum. Karena kebetulan "Istri Pak Dandim juga positif dan dirawat di RSUD Mardi Waluyo. Beliau juga belum dikabari kalau bapak telah meninggal dunia," tandasnya. (hen)

Editor :