KLIKJATIM.Com | Gresik - Direktur Utama (Dirut) Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengungkapkan, para distributor perlu mengetahui tiga poin penting pada tahun 2021. Hal ini diungkapkan dalam agenda "Commitment Meeting" bersama dengan 661 distributor dari seluruh Indonesia di Bandar Lampung (15/12/2020), Makassar (17/12/2020), Surabaya (21/12/2020), dan Semarang (22/12/2020).
[irp]
Pertama, Pupuk Indonesia akan memproduksi jenis pupuk Phonska subsidi baru dengan formula 15-10-12, yang akan menggantikan Phonska subsidi formula 15-15-15. Ini merupakan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk bagi pertanian.
"Untuk itu, saya meminta distributor agar segera menghabiskan Phonska lama sebelum akhirnya beredar Phonska dengan formula baru," ujar Dwi Satriyo.
Kedua, Dirut Petrokimia Gresik (PG) mengajak distributor memberikan pendekatan berbeda terkait rekomendasi pemupukan berimbang. Yaitu mengubah Phonska menjadi Phonska Plus, sehingga polanya menjadi Petroganik (500 kg/ha), NPK Phonska Plus (300 kg/ha), dan Urea (200 kg/ha).
Ketiga, pemerintah berencana akan menambah jenis pupuk bersubsidi tahun 2021, yakni pupuk organik cair dengan nama Phonska Oca. Pupuk ini merupakan produk inovasi dari Petrokimia Gresik.
Phonska Oca merupakan gabungan antara pupuk majemuk NPK dan pupuk organik dalam bentuk cair, dengan kandungan C-Organik minimal 6%, unsur hara makro Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), dan diperkaya unsur mikro serta mikroba yang sangat bermanfaat untuk tanaman.
Dengan demikian, Phonska OCA dapat menjadi solusi praktis bagi petani. Kandungan pupuk majemuk berfungsi untuk meningkatkan produktivitas tanaman dan pupuk organik dapat memperbaiki kandungan hara pada tanah.
"Kami berharap produk Petrokimia Gresik dapat menjadi andalan petani secara berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani-petani serta menegaskan area Jawa-Bali sebagai sentra produksi pangan nasional," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kegiatan ini Petrokimia Gresik yang merupakan perusahaan Solusi Agroindustri sekaligus anggota holding Pupuk Indonesia telah menandatangani sejumlah komitmen penting bersama distributor. Di antaranya adalah komitmen menolak praktik korupsi dan gratifikasi, penandatanganan Pakta Integritas Distributor, penandatanganan Pakta Integritas untuk Staf Penjualan Daerah Perwakilan (SPDP) Petrokimia Gresik, dan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) untuk penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2021. (hen)
Editor : Redaksi