Akibatnya banjir yang cukup tinggi melanda, lantaran saluran pembuangan sudah penuh dan meluber. Beberapa jalan poros desa dan sebagian poros kecamatan tergenang. Tentu saja kondisi tersebut berdampak kepada para pengguna jalan.
Malahan beberapa ruas jalan kabupaten juga tergenangi air, seperti Jalan Raya Kalikapas menuju arah Mantup - Mojokerto.
Jika hujan terus mengguyur, dipastikan banjir terjadi.
Di Jalan Kiringan, Kecamatan Turi - Desa Tiwet, Kecamatan Kalitengah, air mulai merendam sepanjang jalan yang berbatasan antara dua kecamatan tersebut.
Dampaknya warga yang melintas, baik hendak tujuan ke Turi maupun Kalitengah dihadapkan dengan kondisi banjir tersebut. "Sebagian pemilik motor juga sudah ada yang menambah sambungan knalpot hingga di atas roda sepeda, ungkap Rosyid salah seorang warga Kalitengah.
Meski permukaan genangan masih bisa dilintasi, antisipasi dengan merekayasa knalpot lebih tinggi sehingga tidak kemasukan air
"Ya harus gitu kalau Ndak mau mogok," katanya.
Banjir juga terjadi di Jalan Airlangga Kecamatan Sukodadi. Jalur ini cukup padat arus lalu lintasnya, karena menjadi jalur alternatif bagi warga dari beberapa kecamatan, seperti warga Kecamatan Sugio dan warga yang ada di utara jalur protokol di jalan nasional.
Air yang menggenang di Jalan Sukodadi ini bertahan cukup lama, karena saluran di titik hilir, timur kampus Unisda hingga jembatan timur perlintasan KA sudah penuh, selain terjadi sedimentasi.
Akibatnya air dari saluran pembuangan di barat maupun timur kanal-kanal meluap dan menutup permukaan jalan. Tingginya genangan mengharuskan para pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan. Jika tidak air akan membawa ombak ke rumah warga.
"Kalau saluran air di timur Unisda hingga rel KA dinormalisasi, genangan ini tidak akan terjadi," ungkap Imron, salah satu warga.
Kepala BPBD Lamongan, Mugito menuturkan sejauh ini pihaknya telah melakukan beberapa langkah pengendalian, diantaranya dengan melakukan pengerukan saluran air yang mengalami sedimentasi.
"Sungai kecil yang melintas itu kita keruk dan memperbaiki tanggul-tanggul yang jebol di beberapa anak sungai," ungkapnya kepada klikjatim.com (20/12/2020). (mkr)
Editor : Abdul Aziz Qomar
Wisuda SELANTANG 2026, 208 Lansia di Lamongan Siap Jadi Pribadi Sehat dan Berdaya
KLIKJATIM.Com | Lamongan – Sebanyak 208 lansia peserta Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) Kabupaten Lamongan resmi diwisuda oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi…
Gubernur Khofifah Sampaikan Nota Penjelasan Dua Raperda Strategis di DPRD Jatim
KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan Nota Penjelasan atas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis…
Gagal Berangkat Haji, Uang Rp1,2 Miliar Belum Dikembalikan, JWR Diproses Hukum
Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus pemberangkatan haji kembali bergulir di Kabupaten Madiun. Seorang korban disebut mengalami kerugian hingga…
62 Desa di Gresik Berpotensi Krisis Air, Pemkab Siapkan 450 Tangki Hadapi Kemarau
KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik memperkuat langkah antisipasi kekurangan air bersih selama musim kemarau. Salah satunya dengan menyalurkan …
New Honda Vario Evo 160 Riding Experience di Banyuwangi, MPM Honda Jatim Perkuat Vokasi dan Edukasi #Cari_Aman
KLIKJATIM.Com | Banyuwangi – Rangkaian ajang New Honda Vario Evo 160 Riding Experience Regional Jawa yang berlangsung di Banyuwangi tidak hanya menyuguhkan…
Diduga Akibat Puntung Rokok, Lahan Kosong di Belakang PT Garam Pangarengan Sampang Terbakar
KLIKJATIM.Com | Sampang – Lahan kosong di belakang Gudang PT Garam yang berlokasi di Jalan Raden Praseno, Dusun Apaan Timur, Desa Apaan, Kecamatan Pangarengan…