klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Usai Bacok Bapak saat Tiduran, Pemuda Lamongan Mengaku ke Gresik Makan

avatar Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Pelaku mengenakan kemeja biru bergaris diamankan petugas di Mapolres Lamongan, setelah sebelumnya sempat melarikan diri. (Achmad Bisri/klikjatim.com)
Pelaku mengenakan kemeja biru bergaris diamankan petugas di Mapolres Lamongan, setelah sebelumnya sempat melarikan diri. (Achmad Bisri/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Lamongan - Seorang pemuda, Junaidi  warga Desa Sungelebak RT 001 RW 001 Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan Jatim  aniaya ayah kandungnya, Diduga pemuda 42 tahun tersebut mengalami gangguan jiwa. "Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka parah. Yakni, robek di perut bagian kiri, hingga ususnya terburai keluar. Pelaku belum puas melukai korban di bagian perut, tersangka kembali menyabetkan celurut tepat di kepala bagian dahi," jelas Kapolsek Karanggeneng Iptu Sunaryono. Sabtu (14/09).

Sunaryono mengungkapkan kejadiannya berlangsung saat korban bernama Matojid (60) saat sedang tidur-tiduran di ranjang ruang tamu. Tiba-tiba dibacok opeh pelaku  dengan celurit. Jumat (13/9) dini hari.

Perbuatan pelaku yang terjadi pada dini hari itu, lanjut mantan Kapolsek Sugio ini menjelaskan sampai didengar ibu pelaku yakni, istri korban, Juwariyah (57). Juwariyah yang tidur di kamar sebelah bergegas masuk ke kamar suaminya dan mendapati anaknya yang sedang membabi buta membacok ayah kandungnya sendiri.

"Saat pelaku untuk kali ketiga hendak mengayunkan celurinya ke sasaran leher korban, ibu pelaku spontan memberanikan diri menghalau tangan pelaku.Sehingga celurit yang dipegang terlepas dari tangan pelaku," bebernya.

Juwariyah kepada penyidik, mengatakan jika dirinya sempat mendengar antara korban dengan pelaku sempat ribut. “Saya berusaha menepis tangan Junaidi saat mau membacok lagi,” kata Juwariyah kepada polisi.

Berhasil melepas celurit dari tangan Junaidi, saksi berteriak minta tolong. Teriakan keras saksi didengan para tetangga dan tidak lama kemudian datang warga untuk menolongnya. Sementara pelaku melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor yang sejak sore dipersiapkan di parkir di pelataran rumah.

Korban dirujuk ke RS Muhammadiyah Lamongan. Tapi karena lukanya cukup parah, korban dirujuk ke RS dr Soetomo Surabaya. Pelaku yang sempat kabur, siangnya baru kembali ke rumah dan langsung ditangkap oleh Kapolsek Karanggeneng Lamongan, Iptu Sunaryono bersama dua anggotanya.

Saat diinterograsi, seolah pelaku tidak bersalah telah menganiaya orang tuanya tersebut. Pelaku sempat lari ke wilayah Gresik. “Saya ke Gresik cari makan,” aku Muhammad Junaidi kepada polisi.

Setelah cari makan di Gresik, tersangka mengaku ke Brumbun Paciran untuk mandi. Saat ini tersangka diserahkan ke Polres Lamongan dan perkaranya pun ditangani penyidik polres. “Perkaranya ditangani langsung oleh Polres,” kata Sunaryono.

Lebih lanjut Sunaryono mengatakan bahwa beberapa anggotanya, diantaranya Aiptu Cokro Setiyo, Bripka Nursaid, Bripka Herwanto dan Bripka Muhtadi berhasil mengamankan barang bukti. Yakni,sebilah celurit, kain sepraidan sarung bantal yang berlumuran darah.

Dari hasil sementara penyelidikan, polisi mendapati bahwa pelaku pernah dibawa berobat ke RS Menur Surabaya karena dugaan gangguan kejiwaannya. “Pernah sekali pelaku berobat ke RS Menur, tapi itu sudah tahunan lalu,” kata Sunaryono.

Bahkan pelaku sudah sembuh, berkeluarga dan bekerja sampai ke Malaysia. Polisi, kata Sunaryono masih mengembangkan penyelidikan atas kasus ini. (bis).

Editor :