KLIKJATIM.Com | Surabaya - Sebelum Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto menghembuskan napas terakhir karena terpapar Covid-19 pada Kamis (26/11/2020) lalu, ternyata sempat satu forum dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Saat itu Bupati Dadang bersama Bupati/Walikota lainnya se Jatim telah hadir dalam kegiatan penyerahan SAKIP, Penghargaan KOVABLIK dan KBK Provinsi Jatim Tahun 2020 di Singhasari Resort pada tanggal 13 November 2020.
[irp]
Meski demikian, tapi pihak Pemprov Jatim mengaku sudah mengantisipasinya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 secara ketat selama pertemuan. Jarak tempat duduknya pun diatur untuk memastikan physical distancing.
"Yang paling penting pada surat undangan telah tertulis para peserta harus menyerahkan hasil rapid test non reaktif atau swab negatif. Bahkan kami juga menyediakan tim medis di lokasi acara untuk pemeriksaan rapid test pada tamu undangan secara langsung," jelas Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono.
Menurutnya, penyerahan SAKIP tersebut memang harus dilakukan. Karena sudah menjadi tugas seorang gubernur untuk menyampaikan secara langsung kepada para Bupati/Walikota dan juga para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Lebih lanjut dikatakan Heru, bahkan Gubernur Khofifah juga sudah melakukan test swab pada tanggal 17 November di RSPAD Jakarta dengan hasil negatif. Saat itu Gubernur kebetulan sedang ada kegiatan di Jakarta.
Selain itu, pada tanggal 23 November pun melakukan swab rutin di Grahadi dengan hasil negatif. "Kegiatan Ibu Gubernur sangat padat dan intensitasnya tinggi, karenanya beliau rutin melakukan tes swab. Terlebih hal ini juga sangat penting untuk memastikan kesehatan beliau tetap terjaga, dan setiap usai melakukan kegiatan yang mengharuskan untuk ketemu beberapa orang, Ibu Gubernur juga selalu rutin melakukan test swab," paparnya. (nul)
Editor : Redaksi