klikjatim.com skyscraper
klikjatim.com skyscraper

Mahasiswa Asal Sedati Nodai Gadis Dibawah Umur

avatar Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Latipul menutupi wajahnya dengan tangan. Achmad Alamudi/klikjatim.com
Latipul menutupi wajahnya dengan tangan. Achmad Alamudi/klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Surabaya - Statusnya mahasiswa namun kelakuannya jauh dari seoarang terpelajar. Latipul, 23, mahasiswa warga Sedati, Sidoarjo ini diseret ke kantor polisi lantaran menodai gadis dibawah umur NZ, 14. Kelakukan Latipul terungkap setelah orang tua korban menemukan chat di HP milik korban.

[irp]Dalam chat hp tersebut antara korban dan tersangka membuat janji untuk berbuat layaknya suami istri. Atas dasar itulah orang tua korban melaporkan tersangka yang menodai anaknya dibawah umur ke kepolisian terdekat."Awalnya antara korban dan tersangka berkenalan saat korban melaksanakan PLP (Pengenalan Lingkungan Persekolahan) di SMPN. Asmara mereka berlanjut hingga akhirnya keduanya pacaran," kata Kanit PPA, Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni, Senin ( 9/9).

Ruth Yeni mengatakan setelah berpacaran, pelaku selanjutnya merayu korban untuk diajak bersetubuh. Hingga akhirnya korban terperdaya dan berhasil menyetubuhi korban untuk pertamakalinya. “Karena bujuk rayu, pelaku berhasil menyetubuhi korban hingga 3 kali dengan menjanjikan akan bertanggung jawab dan menikahi korban 12 tahun kemudian,” ujar Ruth.

[irp]Korban sendiri, oleh pelaku ini disetubuhi di penginapan daerah Jalan Gunungsari Surabaya. Penginapan yang tidak ketat itu sering kali digunakan oleh insan yang dimabuk asmara untuk berbuat mesum. Pihak keluarga korban akhirnya mengetahui kejadian tersebut. Karena tidak terima, ayah korban akhirnya melaporkan kasus itu kepada. Dan pelaku berhasil diringkus, Minggu (8/9)

Atas perbuatannya itu, kini pelaku harus mendekam di ruang tahanan Mapolrestabes Surabaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," tandas Ruth. (lam/rtn)

Editor :