KLIKJATIM.Com | Jakarta - Salahsatu raksasa properti asal Surabaya, PT Pakuwon Jati Tbk berencana membangun proyek properti di Bekasi pada 2021 mendatang. Untuk kepentingan itu, perusahaan berkode emiten PWON ini menyiapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 800 miliar hingga Rp 1 triliun untuk tahun 2021.
[irp]
Angka ini tidak jauh berbeda dengan kebutuhan capex tahun ini yaitu Rp 700 miliar. Direktur Pengembangan Bisnis Pakuwon Jati, Ivy Wong menjelaskan, capex akan digunakan perseroan untuk memulai pembangunan proyek di Bekasi. Di proyek tersebut akan dibangun empat tower kondominium di atas mall dan dua hotel international chain bintang 3 dan 4 akan didirikan di lahan seluas 3,6 hektare (ha).
"Karena delay satu tahun, akan start tahun depan. Dengan proyek baru tersebut maka estimasi capex mencapai Rp 1 triliun," jelas Ivy baru-baru ini.
Ivy mengatakan, kebutuhan dana capex tersebut akan dipenuhi dari kas internal PWON, yang pada kuartal III-2020 tercatat mencapai Rp 3,8 triliun. Meski saat ini properti dengan segmentasi kelas menengah bawah dikatakan paling baik, proyek di Bekasi nantinya akan menyasar konsumen kelas menengah atas (middle up class) baik untuk proyek hunian maupun komersil.
Alasannya, ungkap Ivy, di Bekasi masih banyak proyek properti yang menyasar middle-lower class, dus PWON akan menangkap peluang dengan menonjolkan lifestyle dan kualitas hidup yang lebih baik.
Selain menggarap proyek anyar, PWON juga masih akan melanjutkan pembangunan rumah tapak di Grand Pakuwon Township Surabaya Barat dan satu lagi proyek di Surabaya Timur. Saat ini sisa lahan masing-masing memiliki luas 170 ha dan 250 ha. Perseroan juga masih melanjutkan pembangunan kondominium di Surabaya Barat, dan Mall Extension Pakuwon Mall Surabaya yang akan segera diresmikan.
"PWON masih cukup agresif di pandemi ini. Masih terus meningkat pertumbuhan development," jelas Ivy seperti dikutip kabarbisnis. (hen)
Editor : Wahyudi