KLIKJATIM.Com I Situbondo - Eko Prayitno (67) asal Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus, Situbondo, tewas bersimbah darah di rumah adiknya, Desa Curahkalak, Kecamatan Jangkar. Dua orang yang diduga pelaku pembunuhan, berhasil melarikan diri. “Saya kaget, saat masuk ke rumah ada dua pria berlari dan ada ceceran darah di lantai. Setelah dicek ternyata kakak saya menjadi korban pembunuhan,” kata Adik korban, Tri Susanawati , Senin (9/11/2020) malam.
[irp]
Susana lantas bercerita, kakanya memang diminta untuk menjaga rumahnya. Lantaran dirinya bersama keluarga pergi keluar kota, Jember. Sekitar pukul 21.30 WIB, susana yang sudah kembali bersama suaminya Sardes Rudiyanto alias Houseng (65) mendapati pintu pagar tertutup. Susana sempat menghubungi kakaknya melalui ponsel. Tetapi teleponnya tidak diangkat. Susana pun membuka pintu gerbang rumahnya.
Saat membuka pintu gerbang rumahnya itu, Trisusana melihat kelebat dua pria berlari ke arah belakang rumah. Setelah masuk ke dalam rumah, pasutri itu dikejutkan dengan darah yang berceceran dekat pintu.
Mendapati pemandangan yang mencurigakan, pasutri itu pun mencari korban hingga akhirnya ditemukan di belakang rumah sudah dalam kondisi mengenaskan. Ada sejumlah bekas tusukan di tubuh kakaknya tersebut. Dia juga mendapati ceceran darah di pintu rumah yang dijaga korban itu.
Kapolsek Jangkar, Situbondo Iptu Sadali mengatakan, pihaknya tengah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap kejadian tersebut. Termasuk adik korban dan suaminya. “Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi, di antaranya, dua pasang sarung tangan, yang diduga milik dua orang pelaku,” kata Sadali. (hen)
Editor : Abdus Syukur