Popok Anak Habis Uang Habis, Papa Muda ini Curi Popok Ketahuan Digebuki Massa

klikjatim.com
Polisi menunjukkan popok yang diambil Al dari sebuah minimarket di Kecamatan Paiton.

KLIKJATIM.Com | Probolinggo - Potret buram kemiskinan akibat pandemi Covid-19 banyak dialami oleh masyarakat. Seperti yang dilakoni Al (20), seorang kepala rumah tangga muda yang terpaksa mencuri popok bayi, gara-gara tidak punya uang untuk membeli. Warga Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo ini sempat digebuki massa usai ketahuan mencuri di sebuah minimarket. Namun setelah tahu alasan mencuri, warga iba dan melepaskan Al.

[irp]

Baca juga: Dalam sebulan Polres Probolinggo Menangkap 9 Pengedar Narkoba

Peristiwa itu terjadi di di Desa Jabungsisir, Kecamatan Paiton Sabtu (7/11/2020) siang. Ceritanya, siang itu Al kalut saat dikabari istrinya jika popok untuk anaknya yang berusia 3 bulan, sudah habis. Pada saat itu, dia tidak mempunyai sepeser uang untuk membeli. Kemudian timbul keinginan untuk mencuri karena popok bayi harus dipenuhi.

Sekitar pukul 10.30, Al berangkat dari rumahnya dengan menggunakan motor Honda Beat warna biru-putih miliknya. Dia melaju ke arah utara hingga sampai di sebuah minimarket di Desa Jabung Sisir. Di dalam minimarket Al layaknya pembeli lainnya mondar-mandir di rak susu dan popok, dan sempat bertanya harga susu bayi.

Menurut pramuniaga minimarket, Indarto Fiki, pembeli tersebut (Al) gerak-geriknya mencurigakan. Saat menanyakan barang, keringat tampak mengucur dari dahi seperti orang yang sedang panik. Ketika pulang membuka pintu toko, sebuah barang hampir jatuh dari dalam jaket yang dikenakan AL.

Baca juga: Penyelundupan 38 Satwa Dilindungi Digagalkan Polres Probolinggo Kota

Beberapa kali saksi memanggil Al untuk membayar barang yang dibawa, namun tak dihiraukan. Al takut dan kemudian kabur ke arah timur dengan mengendarai motor hingga spontan Fikri berteriak maling. Warga yang mendengar teriakan melakukan pengejaran hingga hampir Al di di Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton dan memberi bogem mentah.

Kapolsek Paiton AKP Noer Choiri menjelaskan, awalnya warga menduga bahwa teriakan maling, ditujukan pada pelaku pencurian motor. Al ditemukan di tengah ladang jagung saat bersembunyi. “Dekat tempat kejadian perkara kebetulan ada rumah salah satu anggota. Jadi saat pelaku tertangkap, bisa langsung diamankan. Sehingga hal-hal yang tidak diinginkan bisa diantisipasi,” katanya.

Baca juga: Truk Rem Blong Hantam Antrean di Perlintasan Probolinggo, 1 Keluarga Tewas Seketika

Saat diperiksa di Mapolsek Paiton, pelaku mengatakan bahwa dirinya bukan mencuri motor milik warga. Tetapi mencuri popok bayi di sebuah swalayan karena tidak memiliki uang. Dari tangan pelaku pun ditemukan barang bukti sebungkus popok. Polsek lalu memanggil pihak minimarket dan pihak keluarga pelaku agar perkara bisa diselesaikan secara damai.

“Pengutil popok di swalayan dikira maling motor. Karena kerugian hanya sedikit, maka kami lakukan mediasi. Keluarga juga sudah berkenan untuk mengganti kerugian minimarket yang tidak seberapa,” ujar AKP Noer Choirie. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru