Kandang Dilalap Api, 6 Ribu Ayam Berubah Jadi Ayam Bakar

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Blitar—Sebuah kandang ayam di Dusun Blumbang, Desa Ngembul, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, ludes terbakar, Jumat (30/10/2020) sekitar pukul 04.25 WIB. Sebanyak 6 ribu anak ayam ikut terpanggang.

[irp]

Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron

Kandang ayam itu milik Andy Wahyudi (41). Dia dikabari oleh penjaga kandang jika bangunan semi permanen terbakar. Informasi dari penjaga kandang, api muncul dari barat atau kandang yang ada blower pemanas

Kasi Investigasi dan Penanggulangan Kebakaran Pemkab Blitar, Tedi Prasojo mengatakan, ketika petugas tiba di lokasi kejadian, kondisi bangunan masih terbakar hebat. Dua unit mobil pemadam kebakaran didatangkan untuk memadamkan api yang terus berkobar.

Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur

"Kandang terbuat dari cagak cor, atap asbes, juga ada kayu maupun bambu. Untuk alas bambu, atasnya di beri sekam padi dan pemanas api dari gas elpiji yang diblower sehingga bahan-bahan ini sangat mudah terbakar," kata Tedi kepada wartawan di Blitar, Jumat (30/10/2020).

Tumpukan sekam yang cukup tinggi, menurut Tedi, membuat proses pemadaman kandang ayam butuh waktu lama. Sekitar satu jam, petugas berjibaku melawan kobaran api hingga berhasil dipadamkan di seluruh bagian bangunan. Namun bangunan sepanjang 50x10 meter itu hanya tinggal tonggak tiangnya saja.

Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun

"Tinggal atap asbes itu sekitar lima persen. Lainnya hancur terbakar. Termasuk anak ayam umur 7 hari, sebanyak 6.000 terpanggang mati. Selain itu satu blower dan satu tabung elpiji 3 kg juga terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 350 juta," ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan TKP yang dilakukan oleh Petugas dan di dukung keterangan saksi-saksi, kebakaran kandang ayam ini diduga dari blower pemanas pada kandang ayam tersebut. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru