KLIKJATIM.Com I Sidoarjo - Banjir menjadi salah satu momok warga Sidoarjo. Banyak wilayah di Kota Delta yang terendam banjir saat musim penghujan.
[irp]
Baca juga: INKA Ekspor Lagi 2 Unit Lokomotif ke Australia, Sinergi BUMN Tembus Pasar Global
Menjawab persoalan tersebut, Paslon nomor 3 Kelana Aprilianto-Dwi Astutik, mempunyai langkah konkret dalam mengantisipasi banjir. Cabup Sidoarjo Kelana Aprilianto di Posko Pemenangan, Senin (19/10/2020) malam mengatakan, dirinya bersama Dwi Astutik akan fokus melakukan upaya penanggulangan persoalan tersebut.
“Insyaallah jika diamanahkan menjadi pemimpin, maka kami punya cara tepat untuk mengantisipasi banjir di Sidoarjo. Pengerukan sedimen sungai adalah salah satu langkah yang akan dilakukan,” tutur Kelana.
Baca juga: Kabupaten Sumenep Pimpin Daerah Berinflasi Terendah di Jawa Timur pada Juni 2026
Selain pengerukan, hal yang dilakukan adalah memelihara daerah resapan. Meskipun diakui bahwa area resapan di Kota Delta memang semakin menyempit lantaran banyaknya pembangunan perumahan dan perubahan peruntukan.
“Menangani masalah banjir ini harus cepat dan menemukan solusi terbaik. Ada langkah jangka pendek dan jangka panjang. Karena banjir akan menimbulkan dampak–dampak yang lain seperti kesehatan dan sosial. Oleh karena itu, masalah banjir benar-benar perlu diperhatikan dan harus diambil langkah yang cepat,” ujar Kelana.
Baca juga: Tembus Pasar Global, Gubernur Khofifah Lepas Ekspor 405 Ton Ikan Kaleng Banyuwangi
Calon Bupati Sidoarjo Kelana Aprilianto yang juga menjabat Dewan Penasehat RMI Jatim ini mendorong agar warga, khusunya warga di bantaran sungai untuk ikut menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Sehingga aliran sungai tidak terhambat dan menyebabkan banjir. (nul)
Editor : Satria Nugraha