Santap Ayam Lodho dan Nasi Godong Jati, Rasanya Seperti Lebih dari Iron Man

klikjatim.com
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menikmati ayam lodho dan nasi godong jati. (Sohibul Anwar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Di sela kunjungan kerjanya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa selalu menyempatkan diri menjajal makanan-makanan khas daerah, utamanya dari Jatim. Kali ini, ia kembali memanjakan lidahnya dengan mencicipi kuliner khas Pacitan yaitu nasi godong jati.

[irp]

Baca juga: Pemprov Jatim Raih Opini WTP Sebelas Kali Berturut-Turut

"Alasan saya kerap mereview makanan khas di sela-sela kunjungan kerja ke daerah tidak lain karena saya ingin warisan kuliner negeri ini tetap abadi di tengah banjirnya makanan asing," ujar Khofifah lewat Instagram pribadinya, Minggu (18/10/2020) siang.

Orang nomor satu di Jatim itu mengungkapkan, dalam urusan kuliner, Provinsi Jatim juga tak kalah dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Kata dia, jika di Cirebon ada nasi jamblang, maka Jatim punya nasi godong jati yang lezat dari Pacitan.

"Di sini (Pacitan) kamu bisa memanjakan lidahmu dengan nasi godong jati," ungkap Khofifah.

Baca juga: Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Jember Diusut Bareskrim, Truk Tangki Disita

Ia lantas menceritakan, lauk dari nasi godong jati sendiri terbilang sederhana. Sebab, lauknya cukup dengan urap, tahu, tempe, peyek teri, bakwan atau telur goreng. Beda dengan nasi jamblang yang disajikan dengan lauk yang beragam.

"Sederhana, tapi rasanya lebih dari sekedar menjadi iron man," cetus gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Tak hanya cita rasa nasi godong jati. Dalam perjalanannya berkeliling Jatim, tepatnya di Tulungagung, sebelumnya Khofifah juga mencicipi makanan khas di sana yaitu ayam lodho khas Tulungagung.

Baca juga: Seleksi JPT Pratama Bojonegoro Masuki Tahap Presentasi dan Wawancara, Pansel Uji Kompetensi Peserta

"Siapa yang bisa menyangkal kenikmatan haqiqi dari ayam lodho khas Tulungagung ? Ayam kampung dimasak kemudian dibakar. Disiram kuah santan kental mirip opor dan disajikan dengan nasi putih hangat dan lodeh yang pedas. Satu kata yang bisa menggambarkan itu semua. Mantul," tandasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru