KLIKJATIM.Com I Sidoarjo - Target dua minggu Sidoarjo berubah jadi zona kuning tidak main-main. Selain kecamatan dan desa-desa, seluruh industri di Sidoarjo diminta Pj. Bupati Hudiyono gencar melakukan operasi yustisi di dalam perusahaannya.
[irp]
Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
Jika ada karyawan yang terkena operasi yustisi di luar maka pengelola pabrik akan mendapat teguran dari Pj. Bupati Sidoarjo. “Ini adalah upaya kita bersama supaya Sidoarjo segera jadi zona kuning," tegas Hudiyono.
Dia meminta di dalam pabrik-pabrik lebih diperbanyak lagi tempat cuci tangan dan hand sanitizer.
Dari hasil sidak di dua pabrik, PT. Avian dan Polygon. Hasilnya kedua perusahaan tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Keduanya sudah memiliki SOP protokol kesehatan.
”100 persen karyawannya sudah pakai masker, kedua perusahaan juga sudah menerapkan protokol kesehatan. Namun saya minta lebih diperbanyak lagi tempat cuci tangan dan kebersihan area pabrik lebih diperhatikan," ujar Hudiyono usai sidak.
Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
Misalnya di pabrik cat Avian, jika ada karyawan yang melanggar protokol kesehatan maka akan diberikan sanksi internal. Sanksi akan diperberat jika ada pegawainya yang terkena razia operasi yustisi maka akan disanksi Surat Peringatan (SP).
”Di pabrik kami sudah diberlakukan aturan bagi seluruh karyawan apabila ada yang terkena razia operasi yustisi maka akan kena sanksi diberikan SP," kata Eko Ketua Satgas Covid-19 PT. Avian.
Tambah Eko, aturan ini sudah kita berlakukan sejak kejadian ada pegawai kami yang terkena operasi yustisi. Sejak aturan itu kami berlakukan, sampai saat ini tidak ada lagi pelanggaran.
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
Hudiyono didampingi Asisten II Benny Airlangga, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Charda dan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Fenny Apridawati tidak hanya sidak protokol kesehatan. Tetapi, kedatangannya juga untuk mengecek jumlah pegawai yang terkena PHK sekaligus meminta kepada manajemen pabrik untuk mensosialisasikan UU Cipta Kerja kepada seluruh karyawannya. (hen)
Editor : Catur Rini