Bawean Diserang Tikus, Warga Swadaya Bangun Rubuha

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Gresik—Untuk pertama kalinya rumah burung hantu (rubuha) di Pulau Bawean, tepatnya Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Gresik dibangun. Sebab, populasi hama tikus terus meningkat dan merusak tanaman warga.

[irp]

Baca juga: Bukan Cuma Helm, MPM Honda Jatim Ungkap Posisi Berkendara Jadi Kunci Utama Keselamatan

Kepala Desa Lebak, Fadal mengatakan, pembangunan rubuha ini merupakan swadaya masyarakat yang resah dengan hama tikus. Para petani selalu dihantui gagal panen akibat serangan hama tikus yang membabi buta.

"Tanaman yang mereka tanam kerap dirusak oleh tikus sehingga selalu gagal panen. Akibatnya rugi sampai puluhan juta rupiah, terutama pada musim kemarau seperti sekarang, tanaman padi, jagung, kacang, maupun tanaman lainnya rusak diserang tikus," katanya kepada klikjatim.com, Jumat (2/10/2020).

Baca juga: Gempur Peredaran Gelap, Polres Bojonegoro Ungkap 34 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan

Dikatakan Fadal, sebelumnya warga telah melakukan berbaga upaya membasmi tikus. Namun, selalu gagal. Dia mengatakan, rubuha yang dibangun warga ini akan dijadikan uji coba dalam menanggulangi hama tikus.

“Jika memang berhasil nanti akan kami bangun lagi lebih banyak,” terang dia.

Baca juga: Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Fadal berharap, meski di Kepulauan Bawean, Dinas Pertanian dapat membantu mengatasi keluhan para petani. Misalnya, dengan adanya bantuan pembangunan rubuha bagi warga lainnya.

“Sementara hanya ada satu rubuha, kami bangun bersama kelompok tani.  kami akan berkoordinasi dengan pihak  Dinas Pertanian untuk bisa terbantu untuk penambahan rubuha," pungkasnya. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru