Anak Gendeng, Bacok Bapak Hingga Tewas di Kebun Belakang Rumah

Reporter : Wahyudi
Lokasi pembacokan di belakang rumah korban di Desa Rancangkencono, Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan

KLIKJATIM.com | Lamongan - Entah apa yang merasuki pikiranRidwan (26) hingga tega membacok Silem (61) ayah kandungnya hingga tewas. Peristiwa tragis itu terjadi Selasa (29/9/2020) siang hingga membuat saat warga sekitar rumah korban di Desa Rancangkencono, Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan, gempar.

[irp]

Baca juga: HEBOH! Pohon Pisang Bertandan 2,2 Meter Gegerkan Warga Lamongan, Hampir Menyentuh Tanah

Menurut saksi mata Abdul Rozak, mereka tidak tahu persis apa yang menyebabkan pelaku nekat membacok bapaknya sendiri. Yang pasti siang itu sekitar pukul 12.35, tetangga mendengar suara orang ribut di belakang rumahnya. Ketika itu, dirinya kebetulan sedang lewat di belakang rumah korban.

"Saya tidak tahu persisnya kenapa, namun ketika lewat di belakang saya mendengar suara aneh dari arah kubangan di pekarangan yang ada di belakang rumah Pak Silem. Ketika saya lihat ternyata Ridwan menganiaya bapaknya," kata Rozak.

Baca juga: Polres Lamongan Pastikan Mayat Pinggir Rel adalah Anggota Polda Jatim

Ketika Rozak mendekat, Ridwan melihatnya namun tidak berani melerai. Rozak hanya menegur Ridwan dengan bertanya apa yang telah diperbuatnya terhadap ayahnya. Rozak mengatakan, pelaku mengidap kelainan jiwa sejak naik kelas tiga SMA. "Kalau tidak salah sudah enam kali dirawat di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya," ujar Rozak seraya menambahkan kalau pelaku saat ini telah dibawa keluarga ke RSJ Menur untuk mendapatkan perawatan.

Usai menegur pelaku, Rozak khawatir dirinya bakal diserang oleh Ridwan mengingat kejiwaanya terganggu. Oleh Rozak, peristiwa itu kemudian disampaikan ke perangkat dan tetangga sekitar. Warga mendatangi lokasi kejadian dan mendapati korban sudah tergeletak bersimbah darah dengan luka di sekujur tubuhnya. Korban lantas dilarikan ke RSUD dr Soegiri di Jl Kusuma Bangsa untuk mendapatkan perawatan.

Baca juga: Polres Lamongan Sebut Mayat Terbakar di Hutan Ngimbang Diduga Korban Curas

Sementara pelaku tetap berada di dalam rumah dan warga tidak ada yang berani mendekati. Tetangga kemudian menghubungi saudaranya yang ada di Kecamatan Kembangbahu. Kapolres Lamongan, AKBP Harun mengatakan, korban harus menjalani operasi karena beberapa luka yang cukup parah. Namun setelah menjalan operasi, korban bertahan selama 24 jam dan meninggal pagi tadi.

"Pelaku sudah kami amankan menjalani pemeriksaan kejiwaan di rumah sakit jiwa. Anggota juga telah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di lokasi kejadian," pungkas Kapolres Lamongan. (bro)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru