KLIKJATIM.Com I Sidoarjo - Lembaga Pendidikan Ma'arif Sidoarjo harus menyiapkan lulusan yang berkarakter Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja). Hal tersebut disampaikan cawabup nomor urut 3 Dwi Astutik di depan para pengurus dan Kepala Sekolah LP Ma'arif Sidoarjo, di Hotel Aster Batu, Selasa (29/09) kemarin sore.
[irp]
Baca juga: Sengkarut Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Polisi Temukan Data Manifes Tak Sinkron
Dwi Astutik menerangkan, pihaknya mempunyai 9 poin unggulan yang nantinya akan menjadi skala prioritas saat memimpin Sidoarjo.
"Khusus untuk kemajuan pendidikan di Sidoarjo, pasangan Berkelas telah menyiapkan tiga poin bidang pendidikan yang nantinya menjadi fokus kami," jelas Dwi.
Ketiga poin bidang pendidikan tersebut adalah penguatan pendidikan formal dengan menambah berbagai bidang pendidikan non formal, penguatan pendidikan formal dengan meningkatkan kualitas pendidikan dan penguatan SDM unggul dengan memperbanyak pelatihan sehingga akan terbentuk lulusan yang berkarakter Aswaja.
Baca juga: Perluasan Areal Tebu Dimulai, SGN Perkuat Produksi Gula di Indonesia Timur
"Ketiga hal itulah yang akan masuk dalam teropong kebijakan pasangan Kelana dan Dwi Astutik," ujar Dwi.
Dwi juga akan mengikhtiarkan sekolah gratis dan memperhatikan serapan lulusan yang dihasilkan oleh sekolah Ma'arif. Salah satunya dengan cara memaksimalkan Corporate Social Rosponsibility (CSR) perusahaan yang ada di Sidoarjo untuk memberikan bea siswa kepada siswa Ma'arif yang berpreatasi.
Baca juga: Sah! P-APBD Sumenep 2026 Tembus Rp2,61 Triliun, Pemkab Pacu Pembangunan di Sisa Tahun
"Sekolah harus terintegrasi dengan perusahaan untuk menampung lulusan dan berupaya membuka lapangan kerja baru," tutur wanita yang kerap disapa Bunda Dwi ini. (bro)
Editor : Satria Nugraha