KLIKJATIM.Com | Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa optimistis sinergitas Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) Jatim dengan Pemprov lewat pengembangan pendidikan vokasi bisa menjadi lokomotif penggerak perekonomian Jatim. Apalagi di tengah pandemi covid-19.
[irp]
Baca juga: PT SGN Serahkan Bantuan Mobil Ambulans untuk Puskesmas Mider Lampung Utara Lewat Program TJSL
Dikatakan Khofifah, nantinya sinergi juga bisa dilakukan secara lebih intens antara Kadin dan pelaku usaha di lingkungan Kadin serta tim dari Pemprov Jatim. Apalagi, jika ditambah dengan intervensi dari pendidikan vokasinya.
"Saat ini kita memang harus melakukan sharing ekonomi. Inilah kolaborasi, inilah sinergi yang memang harus dilakukan," ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Selasa (23/9/2020) lalu.
Khofifah menyatakan, sinergitas dan kolaborasi dengan berbagai elemen menjadi keharusan untuk terus meningkatkan kapasitas SDM berbasis vokasi di Jatim. Khususnya beragam soft skill.
Ia berharap, Kadin Jatim bisa terus memberikan dukungan agar pendidikan vokasi bisa semakin signifikan memberikan solusi yang lebih advance untuk saat ini dan masa mendatang.
Baca juga: Pemprov Jatim Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran, Dapat Insentif Rp3 Miliar
Ditekankan, program kolaborasi antara industri, proses pelatihan dan pendidikan vokasi ini harus terintegrasi. Seperti halnya kesempatan magang bagi pelajar SMK, disebut Khofifah harus diberikan waktu lebih panjang sehingga cukup untuk siap kerja pada saatnya.
Tak hanya satu dua bulan, bisa lebih dari enam bulan hingga satu tahun.
"Pelatihan harus kita tingkatkan, utamanya yang terkait dengan kebutuhan industri dan jenis vokasinya yang bisa menjamin link and match keduanya," imbuh Khofifah.
Baca juga: Tingkatkan Produksi, Puluhan Pembudidaya Ikan Lele Ikuti Pembinaan di Dinas Perikanan Sampang
Dengan mengacu pada prosentase penempatan peserta pelatihan di berbagai UPT BLK di Jawa Timur sudah mencapai 65,16 persen, Khofifah pun meyakini angka tersebut bisa terus naik dengan adanya intervensi dari sektor Industri dan Kadin.
Karena itu, Khofifah menyampaikan terima kasih kepada perwakilan IHK Trier Jerman Andreas Gosche atas dukungan pendidikan vokasi yang nantinya akan diberikan baik melalui Kadin maupun pemerintah Jerman. (bro)
Editor : Redaksi