Diduga Minum Miras, Nyawa Dua Warga Blitar Melayang Sia-sia

klikjatim.com
Ilustrasi miras maut

KLIKJATIM.Com I Blitar - Lagi-lagi nyawa melayang sia-sia di Blitar. MJ dan WN, warga Desa Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Mardi Waluyo, Kota Blitar pada Selasa (1/9/2020) malam. Keduanya tewas diduga karena minum minuman keras.

[irp]

Baca juga: Tutup PKN II di BPSDM Jatim, Khofifah Tegaskan Mahkota Pelatihan Adalah Implementasi Proyek Perubahan

Muhajir, orang tua WN mengatakan, anaknya pada Selasa (1/9/2020) sekitar pukul 10.00 pagi tadi mengalami mual-mual dan muntah. Dia pun melarikannya ke Rumah Sakit Mardi Waluyo untuk mendapat pertolongan. Pada sore harinnya, WN kritis kemudian meninggal sekitar pukul 19.00 WIB.

“Muntah-muntah, terus saya bawa ke rumah sakit. Informasinya dia habis minum miras pada hari Minggu lalu di wilayah (Kecamatan) Talun,” ujar Muhajir.

Sementara itu, Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M. Sinambela mengatakan, pihaknya langsung memerintahkan anggotanya untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar tersebut.

Baca juga: Bukan Cuma Helm, MPM Honda Jatim Ungkap Posisi Berkendara Jadi Kunci Utama Keselamatan

“Setelah dapat informasi petugas langsung datang ke rumah sakit dan memastikan kabar yang beredar. Kita cek dan ternyata memang ada satu yang meninggal dan satu kritis. Soal penyebab kematian kita akan lakukan uji forensik,” jelas Leonard.

Lebih jauh Leonard menjelaskan, kejadian itu diketahui polisi bukan dari laporan warga. Petugas mendapat informasi dan kemudian menindaklanjuti.

“Jadi hasil pemeriksaan sementara terhadap para saksi, ada enam orang yang katanya terlibat dalam pesta miras tersebut. Polisi belum bisa memastikan apakah korban yang pertama memang meninggal karena over dosis, sebab masih perlu pendalaman maupun pembuktian,” pungkasnya.

Baca juga: Gempur Peredaran Gelap, Polres Bojonegoro Ungkap 34 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan

Miras maut di Blitar cukup memprihatinkan karena pada Mei ada 8 orang tewas disusul Juli lalu 2 orang. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru