KLIKJATIM.Com | Sidoarjo—Meski empat anggota DPRD Sidoarjo dan tiga staf terkonfirmasi positif covid-19, aktifitas di Gedung DPRD Sidoarjo masih terus berlanjut. Rapat-rapat masih saja enjoy digelar.
[irp]
Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026
Sebelumnya, para anggota dewan dan staf ini melalukan tes swab Rabu (26/8/2020) lalu. Kini para anggota dewan dan staf yang positif diminta isolasi mandiri selama 14 hari ke depan.
Keempat anggota DPRD yang terpapar berasal dari Fraksi PKB dan PKS masing-masing dua orang.
Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan
Ketua DPRD Sidoarjo Usman mengatakan, meski tujuh orang terpapar Covid-19, namun gedung dewan dipastikan tidak di-lockdawn. Aktivitas para anggota dewan pun tidak dihentikan dan berjalan sesuai jadwal.
“Hanya saja, rapat akan dilakukan di tempat terbuka dengan menerapkan protkol kesehatan ketat,” katanya.
Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas
Sebelumnya, tes swab massal dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo untuk pada ASN di lingkungan pemkab setempat dan anggota DPRD.
Tes dilakukan menyusul wafatnya Plt Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifudin akibat Covid-19. Beberapa hari sebelum wafat, almarhum diketahui sempat mengikuti rapat paripurna DPRD Sidoarjo. (hen)
Editor : Satria Nugraha