Tak Tahan Sakit Stroke, Kakek Pandaan ini Gantung Diri

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com I Pasuruan - Jainuri (63) warga Kelurahan Pandaan, Pasuruan nekat gantung diri dengan tali stagen di dalam rumahnya. Diduga kakek 63 tahun ini mengakhiri hidupnya lantaran sakit stroke yang cukup lama.

[irp]

Baca juga: Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Gelorakan Semangat Kedaulatan, Keadilan, dan Kemakmuran Bangsa

Peristiwa itu diduga terjadi sekira pukul 11.00 WIB, saat Jainuri ditinggal sendirian di rumah. Pasalnya anak tirinya yang benama Johan Arifin, bekerja jualan gorengan di Stadion Plumbon.

Kapolsek Pandaan, Kompol I Made Suwadana mengatakan, kejadian bunuh diri tersebut baru diketahui oleh anak tiri korban, Johan Arifin, Rabu (26/8/2020) sekitar pukul 17.30 WIB.

[irp]

Baca juga: Sambut HUT Ke-81 RI, Relawan Jember Gelar Safari Merah Putih: Konvoi Hingga Bentangkan Kain 81 Meter

"Saat itu, saksi Johan Arifin (anak tiri korban) mengantar makan untuk korban. Namun, saat masuk rumah, Johan mengetahui keadaan korban sudah tergantung. Ia langsung memberitahu ibunya, Halimah. Selanjutnya peristiwa itu diberitahukan kepada tetangga dan dilaporkan ke Polsek Pandaan," ujar Kapolsek, Kamis (27/8/2020).

Polisi menduga korban nekat mengakhiri hidupnya karena frustasi penyakit lamanya tak kunjung sembuh. Karena berdasarkan informasi keluarga korban, Jainuri memang menderita stroke dan sampai sekarang belum sembuh.

Baca juga: Momen HUT Ke-81 RI, Bupati Sampang Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Kolaborasi Bangun Daerah

"Dari hasil pemeriksaan terhadap korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. korban Murni meninggal karena bunuh diri, dan dari pihak keluarga tidak menginginkan dilakukan autopsi, yang selanjutnya bersedia membuat surat pernyataan," pungkasnya. (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru