KLIKJATIM.Com | Sidoarjo - Cara berbeda dilakukan warga Kampung Edukasi Sampah RT 23 RW VII Kelurahan Sekadangan, Kabupaten Sidoarjo dalam menyambut HUT ke 75 Kemerdekaan RI. Mereka tidak hanya menghias dan memasang umbul-umbul hingga spanduk, namun secara mandiri juga kerja bakti mengecat marka jalan sekaligus membuat jalur khusus pesepeda sepanjang 500 meter.
Ketua RT 23 RW VII Kelurahan Sekadangan, Hery Sugiono mengatakan, inisiatif warga membuat jalur khusus sepeda ontel ini dilatarbelakangi atas keprihatinan. Yaitu, banyak para pesepeda yang terpinggirkan oleh kendaraan bermotor lain ketika berada di jalan raya.
Baca juga: Perkuat Pendidikan Vokasi, MPM Honda Jatim Kini Miliki 17 TUK Astra Honda Berstandar Industri
[irp]
"Tujuan utama pembuatan jalur sepeda ini untuk mengedukasi masyarakat untuk membiasakan berbagi ruang atau jalan. Dengan demikian para pengguna jalan diharapkan sudah terbiasa berbagi jalan dengan para pengguna jalan lainnya, khususnya pesepeda," ucap Heri, Sabtu (8/8/2020).
Apalagi pada masa adaptasi kebiasaan baru ini cukup ngetren olahraga bersepeda, bahkan sangat meningkat tajam. Sampai-sampai produsen sepeda juga sempat kewalahan akibat tingginya permintaan pembelian sepeda dari masyarakat.
Catur Hendro, salah satu warga yang juga penghobi sepeda menyambut baik langkah tersebut. Pasalnya, hal ini sangat bermanfaat.
Baca juga: Perkuat Semangat Kebersamaan Iduladha, MPM Honda Jatim Salurkan Puluhan Hewan Kurban
Rahmad Septiarto yang tergabung dalam folks.id, kelompok pesepeda lipat Sidoarjo pun mengapresiasi inisiatif tersebut. Sehingga dengan adanya jalur khusus ini dapat mengedukasi masyarakat agar terbiasa berbagi jalan dengan para pengguna jalan lainnya.
[irp]
"Ide dan kreatifitas warga ini akan menjadi sebuah langkah nyata peran serta masyarakat, sehingga apabila masyarakat di lingkungan lainnya meniru hal yang telah dilakukan oleh Kampung Edukasi Sampah, maka proses edukasi dan membiasakan berbagi jalan dengan pesepeda akan mudah terwujud," terang Rahmad.
Baca juga: Jelang Iduladha, Khofifah Sidak Pasar Bojonegoro: Harga Bawang Merah Tembus Rp45 Ribu per Kilogram
Sementara itu, inisiator Kampung Edukasi Sampah, Edi Priyanto mengatakan, saat ini di Sidoarjo belum ada jalur khusus untuk pesepeda. "Saat ini bersepeda menjadi tren di masyarakat. Celakanya, banyak pesepeda baru belum memperhatikan keselamatan di jalan raya. Misalnya dengan berjajar tiga atau empat dan tidak menggunakan jalur kiri. Dengan dibuatkan jalur khusus, pesepeda menjadi tertib di jalurnya sehingga keselamatan lebih meningkat," jelas Edi. (nul)
Editor : Satria Nugraha