Bupati Faida Santuni Anak Penjual Masker Korban Kecelakaan

klikjatim.com
Bupati Faida saat mengunjungi rumah dua korban kecelakaan, Ahmad Sholihin dan Mujianto.

KLIKJATIM.Com | Jember - Bupati Jember, d. Faida, MMR memastikan anak-anak dua penjual masker yang menjadi korban kecelakaan mendapatkan santunan. Mereka akan diberi beasiswa untuk menempuh pendidikan hingga perguruan tinggi.

[irp]

Baca juga: Dua Mantan Karyawan Konter HP di Jember Akui Ambil 73 Unit Ponsel Dalam Persidangan

“Mudah-mudahan ini membesarkan hati anak-anak untuk tetap semangat melanjutkan pendidikannya,” ujar Bupati Faida saat mengunjungi rumah dua korban kecelakaan, Ahmad Sholihin dan Mujianto.

Kedua orang penjual masker di depan kantor PDAM Jember di Jalan Trunojoyo meninggal setelah sebuah mobil Panther menyeruduk keduanya saat berjualan, Selasa (28/7/2020). Ahmad Sholihin mempunyai dua anak berusia 9 tahun dan 2,5 bulan. Sementara Mujianto Permadi meninggalkan anak berusia 3 tahun dan 5 bulan.

Bupati takziah ke rumah duka kedua korban, di Jl Trunojoyo VI/81 Kelurahan Kepatihan, Kaliwates, dan di Jalan Melati IV Lingkungan Pattimura, Kelurahan Jember Kidul, Kaliwates. Bupati datang tidak sendiri. Ia bersama Kepala Jasa Raharja Jember Teguh Afrianto dan Kepala Unit Laka Lantas Polres Jember Ipda Herry Yuliawan, untuk memberikan santunan kematian masing-masing sebesar Rp. 50 juta.

Baca juga: Rumah Warga Paseban Jember Ludes Terbakar, Istri Pemilik Rumah Pingsan Berkali-kali

“Mudah-mudahan meringankan kesedihan keluarga,” tutur bupati, seraya berharap keluarga korban dapat lebih tenang dan berbesar hati.

[irp]

Bupati mendoakan kedua almarhun diampuni semua dosanya, diterima seluruh amal ibadahnya, dan husnul khotimah. Menurut bupati, kedua almarhum merupakan korban terdampak Covid-19. Keduanya merupakan pekerja yang dirumahkan dan telah mendapat bantuan dari anggaran belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp. 600 ribu. “Mereka tidak tinggal diam. Mereka terus mencari kerja,” tutur bupati.

Baca juga: Kuasa Hukum Sebut Kepala DPUPR Jember Terkesan Menghindar

Pemerintah Kabupaten Jember mengapresiasi keduanya, karena berjuang bersama Pemerintah Kabupaten Jember dalam melawan Covid-19 dengan berjualan masker. “Ini merupakan bagian perjuangan melawan Covid-19 di Kabupaten Jember yang perlu kita apresiasi,” tutur bupati. Pemerintah memberikan sertifikat kepada keduanya sebagai pejuang Covid-19 di Kabupaten Jember.

Sinta, istri dari almarhum Mujianto Permadi, mengaku tidak merasakan firasat apapun sebelum ditinggal sang suami. “Saya ndak ada firasat. Setiap hari memang keluar mengantar orderan, tidak ada obrolan apa-apa,” ujarnya.Sinta juga mengaku tidak menyangka bahwa Bupati Faida datang untuk takziah, serta memberikan bantuan. “Saya sangat berterima kasih kepada Bu Faida. Nggak menyangka dibantu. Anak-anak juga dibantu. Pokoknya terima kasih. Saya enggak menyangka dibantu,” ujarnya. (hen)

Editor : Abdus Syukur

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru