Panitia Pilkades di Gresik Meninggal di Podium

Reporter : Wahyudi
Korban mengenakan baju batik warna dasar hitam, sebelum dievakusi ke rumah sakit. (Istimewa)

KLIKJATIM.com I Gresik - Penetapan calon kepala desa Tadjung Widoro, Kecamatan Bungah, Gresik, berakhir dengan duka. Salah satu panitia, Kholisul Amin (54), meninggal dunia usai menetapkan calon kepala desa (Cakades) desa setempat yang akan digelar pada pilkades serentak 31 Juli.

Saat itu korban selesai memberikan sambutan pada rapat pleno penetapan dan penentuan nomor urut calon kepala desa di Balai Desa Tadjung Widoro, Kecamatan Bungah. Diduga Korban meninggal karena terkena serangan jantung.

Baca juga: DPMD Sampang Sebut Anggaran Pilkades Capai Rp 27,8 Miliar

[irp]Korban sempat dilarikan ke RS Fathma Medika, namun ternyata sudah menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan.

Baca juga: Bupati Sampang Pastikan Pilkades Serentak Digelar 2027

Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Gresik Nurul Yatim mengaku telah mendapat laporan atas kejadian tersebut. "Saya sudah mendapatkan laporan," katanya, Minggu (21/7), malam.

[irp]Menurut Yatim, panitia pilkades saat ini kebingungan untuk memberikan santunan kepada keluarga almarhum, mengingat anggaran untuk itu tidak ada. Bahkan, untuk anggaran bantuan penyelenggaraan Pilkades juga belum cair.

Baca juga: Hasil Konsultasi ke Kemendagri RI, Pelaksanaan Pilkades 2026 di Sampang Diserahkan ke Pemerintah Daerah

"Tak ada anggaran untuk menyantuni. Mudah-mudahan pemerintah ada perhatian," pungkas Kades Baron Kecamatan Dukun ini. (bgs/rtn)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru