Pemprov Jatim Maksimalkan Kecamatan Atasi Covid-19

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Heru Tjahjono mengapresiasi dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diberikan kepada Jawa Timur.

Baca juga: Lindungi Hak Sipil Warga, 41 Pasangan di Lamongan Ikuti Isbat Nikah Terpadu 2026

Dukungan itu berupa penerapan operasi kewilayahan berbasis kecamatan. Hal itu dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19, terutama di kawasan Surabaya Raya.

[irp]

Menurut Heru, sampai saat ini penyebaran covid-19 di Jatim masih berlangsung. Sebab itulah, maka diperlukan kewaspadaan dari seluruh elemen.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada BNPB yang ikut memberikan dorongan sekaligus dukungan bagi Provinsi Jatim," ujar Heru saat Rakor di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya, Senin (27/7/2020).

Lebih lanjut, Heru menyampaikan bahwa dalam penerapan operasi tersebut, tim penanganan percepatan covid-19 harus bersabar. "Prinsipnya harus sabar. Sebab yang ditangani adalah warga," pesannya

Baca juga: Riding Malam Hari? Perhatikan Enam Poin Penting Ini Agar Tetap #Cari_Aman di Jalan

Sementara itu, Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Lilik Kurniawan mengatakan, trend penambahan angka Covid-19 di Jatim terus berlangsung. Sehingga, kondisi tersebut masih membutuhkan dukungan. 

Karena itu, lanjutnya, BNPB membantu mendukung Pemprov Jatim dalam pencegahan covid-19 dan bukan mengambil alih. Dukungan BNPB bersifat pentahelix dan terstruktur sebagai upaya percepatan penanganan.

Baca juga: Khofifah Perkuat Kerja Sama Jatim-Singapura, Bidik Investasi dan Peningkatan SDM

"Jadi kami tidak berbicara mengenai berapa banyak PCR, Rapid Test, rumah sakit dan sebagainya. Tetapi pencegahan, edukasi, sosialisasi dan mitigasi menjadi concern kami," pungkasnya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa dukungan yang dilakukan berupa operasi kewilayahan di kecamatan dengan berbasis pentahelix. Selain itu mendirikan pos gabungan pencegahan yang disiapkan logistik, serta sinergi informasi dan monitoring (inaRISK). (bro)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru